Humor Gus Dur: Kenapa Tidak Simpan Gaji sebagai Presiden?

Humor Gus Dur: Kenapa Tidak Simpan Gaji sebagai Presiden?
Gus Dur

banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id – Menko Polhukam Mahfud MD memiliki kenangan indah tentang karakter KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kenangan tersebut adalah saat Gus Dur menandatangani bukti gaji pertamanya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Saat itu, menurut Mahfud, Gus Dur menyerahkan gajinya kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Alwi Shihab, dan menyuruhnya membeli jas baru.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

“Kamu harus membeli jas yang bagus. Menteri Luar Negeri jangan memalukan,” kenang Mahfud dalam bukunya “Setahun Bersama Gus Dur: Kenangan Menjadi Menteri di Saat Sulit”.

Selain kepada Menlu, Gus Dur juga memberikan gajinya kepada Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Prof AS Hikam. Gus Dur menyuruh AS Hikam untuk membeli sepatu dan jas baru kerena melihat alas kaki sang menristek sudah jelek.

“Nih, beli sepatu dan jas. Masak, Menristek sepatunya jelek,” ujar Gus Dur sembari tertawa.

Kelakuan Gus Dur itu membuat asistennya, Arifin Junaidi penasaran dan menanyakan kenapa gajinya diberikan kepada orang lain.

“Ya, sudah gaji bulan berikutnya untuk kamu saja,” kata Gus Dur.

Jawaban Gus Dur membuat Arifin Junaidi kaget, dan buru-buru meralat ucapannya.

“Bukan begitu maksud saya, Gus. Kenapa tidak menyimpan gaji untuk kebutuhan Gus Dur sebagai Presiden?,” ujarnya

“Lha, semua kebutuhan saya sudah disediakan (Istana). Saya nggak butuh apa-apa, biar dipakai yang butuh saja,” kata Gus Dur

Sikap Gus Dur itu, menurut Mahfud, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan, mencerminkan kepribadian sang kiai yang selalu memperhatikan orang lain. Bahkan, Gus Dur pun diklaim menjadi satu-satunya Presiden RI yang tidak mengambil gajinya.


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *