Calon Jemaah Haji Cirebon Mengeluhkan Rencana Kenaikan Biaya Haji Rp 69 Juta

Keluhkan Rencana Kenaikan Biaya Haji
Keluhkan Rencana Kenaikan Biaya Haji

banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.idCalon jemaah mengeluhkan usulan kenaikan biaya perjalanan haji (bipih) atau biaya haji yang ditanggung jemaah haji pada musim haji 1444 H/2023. Pasalnya, kenaikan menjadi Rp 69.193.733,60 dianggap terlalu tinggi.

Salah satu keluhan tersebut disampaikan calon jamaah haji asal Kota Cirebon, Tuti Taryati (71). Warga Kelurahan Karyamulya di Kecamatan Kesambi mengaku kaget saat pertama kali mendengar rencana kenaikan biaya haji.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

“Say baru tahu tadi pagi. Ya Allah, naiknya kok tinggi sekali,” cetus Tuti, Jumat (20/1/2023).

Tuti menjelaskan, mendaftar haji sudah lebih dari tiga tahun yang lalu. Dia menggunakan uang pensiunannya untuk membuka tabungan haji di salah satu bank.

Tuti menyebutkan, besaran uang yang disetorkannya untuk membuka tabungan haji sekitar Rp 25 juta. Untuk kekurangannya, dia dibantu oleh anaknya.

Tuti mengaku, sempat melupakan tabungan hajinya saat pandemi Covid-19. Apalagi, pemerintah saat itu meniadakan pelaksanaan ibadah haji. Namun, setelah ramai pemberitaan mengenai rencana kenaikan biaya haji, dia baru teringat kembali sudah mendaftar haji.

Tuti menilai, kenaikan biaya perjalanan haji yang diusulkan pemerintah sangat tinggi dan tentu memberatkannya. Apalagi, dirinya sudah pensiun.

Saat ditanyakan apakah akan terus melanjutkan niatnya untuk menunaikan ibadah haji jika kenaikan biaya haji tetap berlangsung, Tuti mengaku belum mengetahuinya. “Belum tahu, gimana nanti,” pungkas Tuti.


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *