Dinding Lantai 2 Bangunan Bandara Kertajati Jebol Diterjang Badai, Ini Kata Pengelola


banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id — Video Kawasan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka yang rusak diterjang badai angin kencang viral.

Badai itu mengakibatkan dinding-dinding yang berada di lantai dua bandara tersebut beterbangan dan ambruk.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Sebagaimana dilansir Tribun, dari video yang viral di sejumlah aplikasi whatsapp itu terlihat material yang terbuat dari gypsum ambruk.

Material tersebut mengotori lantai dua bandara tersebut.

Ada beberapa orang juga turut melihat peristiwa itu.

Terlihat juga beberapa material hendak terbang diduga saking kencangnya angin yang melanda kawasan bandara.

Saat dikonfirmasi, VP of Commercial dan Technical PT BIJB Kertajati, Ari Widodo membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB yang mana hujan lebat disertai angin badai melanda kawasan bandara.

“Ya benar, tapi itu dinding ya bukan plafon.”

“Jadi begini, pada hari ini itu terjadi angin badai di sekitar kawasan bandara dengan kecepatan angin 58 not.”

“Sehingga, dinding-dinding yang terbuat dari gypsum itu ambruk, bisa dikatakan jebol lah karena kecepatan anginnya luar biasa tadi,” ujar Ari saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (17/12/2022).

Disinggung banyaknya orang dalam video yang beredar, Ari menyebut, bahwa memang selepas kejadian ada gelaran acara yang telah selesai digelar.

Ia pun memastikan, tak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

“Oh jadi banyak orang itu sedang beres-beres karena telah menggelar suatu acara.”

“Kebetulan acaranya sudah beres pada pukul 14.00 WIB dan terjadinya badai angin kencang terjadi pukul 16.00 WIB yang mengakibatkan dinding-dinding yang terbuat dari gypsum ambruk itu tadi.”

“Daerah situ (lantai 2) itu kosong sebenarnya, tidak terlalu banyak lalu lalang orang.”

“Nah sedangkan acara yang sudah selesai tadi digelar di lantai 3,” ucapnya.

Kini, pihak bandara pun telah membersihkan puing-puing dinding yang ambruk usai badai menerjang kawasan bandara.

Diperkirakan, kerugian dari peristiwa itu mencapai puluhan juta.

“Alhamdulillah sekarang sudah ditangani oleh kami, sudah membersihkan puing-puing dinding tadi, termasuk menutup dinding-dinding yang mengelupas terbawa angin tadi.”

“Kerugian hanya material lah sedikit, sekitar Rp 30 juta,” jelas dia.

Sumber: Tribunnews


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *