Misteri Terkuak, Dua Wanita Cantik Membuka Tabir Kematian Brigadir J


banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id – Terungkap alasan yang diduga sebagai penyebab Brigadir J dibunuh oleh Ferdy Sambo, yaitu karena keberadaan dua wanita cantik yang diduga sebagai ‘wanita lain’ dari FS.

Sebuah pernyataan mengejutkan diberikan oleh pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, tentang dua wanita cantik yang diduga menjadi penyebab kehancuran rumah tangga FS dan PC.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak memang sempat membuat pernyataan bahwa Ferdy Sambo memiliki wanita lain yang disebut dengan si cantik.

Baru-baru ini, pengacara keluarga Brigadir J tersebut kembali membahas tentang wanita cantik yang menjadi awal mula kasus ini terjadi.

Dalam sebuah program di Metro TV, Kamaruddin Simanjuntak menjelaskan tentang awal mula Ferdy Sambo menaruh kebencian terhadap Brigadir J.

Diduga bahwa Ferdy Sambo membenci Yosua karena dianggap berpihak kepada Putri Candrawathi.

“Jadi, awal mula Ferdy Sambo benci kepada Yosua itu karena dianggap dia berpihak kepada Putri, karena dia ajudannya Putri,” kata Kamaruddin.

Bukan tanpa alasan, Kamaruddin menyatakan bahwa Ferdy Sambo merasa Yosua berpihak kepada Putri Candrawathi karena dianggap telah mengadu atas tentang ‘si cantik’ kepada PC.

Bahkan, atas kebenciannya tersebut, Ferdy Sambo diduga mencari Yosua yang membocorkan tentang ‘si cantik’ sambil membawa senapan laras panjang.

“Kemudian ia dianggap memberitahukan si cantik itu, sampai mereka mencari-cari menggunakan laras panjang di daerah Kemang itu,” kata bang Kamaruddin.

Hal ini kemudian yang diduga kuat oleh Kamaruddin Simanjuntak menjadi penyebab Ferdy Sambo membenci Yosua.

Tak main-main, Kamaruddin Simanjuntak bahkan mengatakan bahwa Ferdy Sambo memiliki dua wanita lain.

“Ada dua. Satu yang berseragam cokelat itu yang disebut bergilir, satu lagi yang menangis di rumah,” jelas Kamaruddin Simanjuntak.

Ferdy Sambo yang telah ketahuan oleh Putri Candrawathi, menduga Brigadir J yang memberitahukannya.

“Putri Candrawathi kan punya ajudan, salah satunya adalah Yosua. Dianggap dia ini memberitahu keberadaan wanita tersebut kepada PC,” ujar Kamaruddin Simanjuntak.

“Padahal namanya ajudan kan diperintahkan oleh Putri Candrawathi, ya tentu dia ngikut gitu,” tambahnya.

Dari sini, kemudian dendam mulai muncul kepada Brigadir J dan ancaman mulai datang kepadanya.

“Kemudian dari itu awal mula dendamnya, dari bulan Juni dia sudah mulai diancam,” tutur Kamaruddin.

“Kemudian Ricky Rizal itu ketika di Magelang, dia sudah melucuti senjatanya Joshua. Artinya perencaan itu sudah mereka rencanakan jauh-jauh hari,”tambahnya.

Tak hanya itu saja, bahkan disebutkan juga Kuat Ma’ruf pernah mengancam Brigadir J dengan pisau.

“Walaupun sebenarnya Kuat Ma’ruf juga mengancam Joshua dengan pisau, tapi pisaunya tidak dilucuti,” kata Kamaruddin.

“Artinya kejadian pembunuhan ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari,” pungkasnya.

Walaupun demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan mengenai kebenaran dari teori yang disampaikan oleh Kamaruddin Simanjuntak tersebut.


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *