Ke Manakah Perginya Ruh Manusia Setelah Dikeluarkan Dari Jasad Menurut Islam? Inilah Penjelasannya

Ke Manakah Perginya Ruh Manusia
Ke Manakah Perginya Ruh Manusia. Foto: Unsplash

banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id – Kemana perginya ruh manusia setelah dikeluarkan dari jasad menurut Islam merupakan misteri Ilahi. Sejak dahulu Orang telah lama bertanya pada diri sendiri pertanyaan tentang ruh.

Anda bertanya-tanya apa itu ruh dan ke mana perginya ketika seseorang meninggal. Pertanyaan ini juga dilontarkan oleh kaum Yahudi kepada Nabi Muhammad SAW.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Setelah itu, Surat Al Isra ayat 85 diturunkan, Allah SWT berfirman:

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلا قَلِيل

Artinya: Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah, “Roh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kalian diberi penge­tahuan, melainkan sedikit”. (QS. Al Isra ayat 85).

Ayat tersebut di atas turun berkaitan dengan pertanyaan orang Yahudi kepada Nabi SAW mengenai ruh. Diriwayatkan dari Abdullah ibnu Mas’ud radhiyallahuanhu yang mengatakan bahwa ketika ia sedang berjalan mengiringi Rasulullah SAW di sebuah lahan pertanian di Madinah, Nabi SAW bertemu dengan sejumlah orang Yahudi. Sebagian dari mereka mengatakan kepada sebagian yang lain, “Tanyailah dia oleh kalian tentang ruh.” Se­dangkan sebagian lainnya mengatakan, “Janganlah kalian bertanya kepa­danya.”

Akhirnya mereka bertanya kepada Nabi SAW tentang ruh. Untuk itu mereka berkata, “Hai Muhammad, apakah ruh itu?” Saat itu Nabi SAW masih tetap bertopang pada pelepah kurmanya seraya berdiri.

Ibnu Mas’ud merasa yakin bahwa saat itu Nabi SAW sedang menerima wahyu. Setelah itu Nabi SAW membacakan firman yang baru diturunkan itu, yakni: Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kalian diberi penge­tahuan melainkan sedikit.” (Al-Isra: 85) Maka berkatalah sebagian dari mereka kepada sebagian yang lain, “Telah kami katakan kepada kalian, janganlah kalian bertanya kepadanya.” (HR Imam Bukhari dan Muslim).

Kemana Ruh Manusia Setelah Dicabut Dari Tubuh Menurut Islam

Dari penjelasan ayat di atas, menegaskan bahwa hanya Allah sajalah yang mengetahui ruh dan hal itu termasuk sesuatu yang sengaja hanya diketahui oleh-Nya, tidak untuk manusia. Manusia hanya diberikan sedikit pengetahuan mengenai ruh. Berkaitan hal tersebut, ada hadits Nabi mengenai perjalanan ruh manusia.

Dari Al-Barra ibnu Azib yang mengatakan, “Kami berangkat bersama Rasulullah Saw. untuk melayat jenazah seorang Ansar. Setelah kami sampai di kuburnya, si jenazah masih belum dimasukkan ke liang lahadnya. Maka Rasulullah Saw. duduk, dan kami duduk di sekitarnya, saat itu di atas kepala kami seakan-akan ada burung.

Pada waktu itu tangan Rasulullah Saw memegang setangkai kayu yang beliau ketuk-ketukkan ke tanah, lalu beliau mengangkat kepala dan bersabda, ‘Mohonlah perlindungan kepada Allah dari azab kubur,’ sebanyak dua atau tiga kali. Kemudian beliau Saw. bersabda: Sesungguhnya seorang hamba yang beriman apabila habis masa hidupnya di dunia ini dan akan berpulang ke alam akhirat, turunlah kepadanya malaikat dari langit yang berwajah putih, seakan-akan wajah mereka adalah matahari.

Mereka membawa kain kafan dari kafan surga dan wewangian dari wewangian surga, lalu mereka duduk di dekatnya sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut yang langsung duduk di dekat kepalanya, lalu ia berkata, ‘Hai jiwa yang baik, keluarlah kamu menuju kepada ampunan dan rida dari Allah.’

Hal ini disebutkan dalam Al Quran, Surat Al Fajhr ayat 27-30. Allah SWT berfirman:

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ (27) ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً (28) فَادْخُلِي فِي عِبَادِي (29) وَادْخُلِي جَنَّتِي

Artinya: Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku. (QS. Al Fajr: 27-30).


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *