Kabar Gembira! Subsidi Rp 6 Juta Dari Pemerintah, Untuk Setiap Pembelian Motor Listrik


banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id – Pemerintah memastikan akan memberi bantuan berupa subsidi kepada masyarakat yang membeli Motor listrik.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Ia mengatakan, pemerintah berencana memberikan subsidi pembelian motor listrik dengan rentang kisaran Rp 6 juta sampai dengan Rp 6,5 juta.

“Makanya segera ini sekarang mobil listrik kita luncurkan dengan subsidi. Sepeda motor kita lagi finalisasi berapa juta kita mau kasih subsidi.

Mungkin Rp 6 juta, kalau di Thailand mungkin Rp 7 juta.

Kalau kita mungkin Rp 6,5 juta atau berapa kira-kira berkisar segitu,” kata dia dalam agenda Permata Bank, dikutip Rabu 30 November 2022.

Alasannya, lanjut Luhut, dengan penggunaan kendaraan berbasis listrik akan menghemat dana untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM).

Sehingga, dia menyarankan kepada masyarakat untuk membeli kendaraan listrik.

“Kenapa? dia tidak akan beli bensin lagi.

Jadi kita hitung-hitung tetap akan lebih untung menggunakan sepeda motor listrik daripada sepeda motor fosil, dan begitu juga mobil.

Jadi kalau Anda mau jualan (kendaraan) ke depan, jualan ini lebih bagus pilih itu,” sambungnya.

“Sekarang kita mau convert atau kita tukar engine (mesin) sepeda motor (fosil) dengan sepeda motor listrik.

Dan itu bisa dilakukan dan sekarang sedang dipersiapkan motornya dibuat lebih bagus,” kata Luhut.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik juga meminimalisir kualitas udara akibat polusi dari kendaraan berbahan fosil atau BBM.

“Juga air quality di Jakarta pasti akan membaik karena tidak ada lagi asap-asap dari mobil transportasi, dari sepeda motor, dari mobil itu pasti berkurang.

Buat kita akan lebih sehat. Kalau Anda punya asma itu akan lebih sehat. Jadi gunakanlah itu (kendaraan listrik),” saran Luhut.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini bilang, sampai saat ini para produsen kendaraan mulai kewalahan karena banyaknya pemesanan pembelian kendaraan listrik tersebut.

Sementara, untuk motor listrik masih harus menunggu tahun depan.

“Belilah nanti mobil-mobil EV, walaupun sekarang kita kewalahan.

List-nya (daftar antri beli kendaraan listrik) itu sudah enam bulan antre karena masalah chip.

Kalau sepeda motor, nanti kalau sudah tiba nanti tahun depan, mulai ganti saja dengan motor listrik nanti akan dapat subsidi,” pungkas Luhut.

 


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar