Wow! Setoran Negara Rp2.181 T per Oktober, Sri Mulyani: Luar Biasa

Foto: Ilustrasi Sri Mulyani (Edward Ricardo/CNBC Indonesia)

banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id — Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani melaporkan penerimaan pajak PPh nonmigas per Oktober 2022 sudah mencapai Rp 784,4 triliun atau 104,7% target. Begitu pun penerimaan pajak PPh migas sebesar 105,1% target atau mencapai Rp 67,9 triliun.

Demikian disampaikan Sri Mulyani dalam konferensi APBN KiTa, Kamis (24/11/2022).

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Dia mengatakan bahwa pemerintah telah memperoleh pendapatan negara sebesar Rp 2.181,6 triliun sampai dengan Oktober 2022.

“Penerimaan pajak kita, total penerimaan Rp 1.448,2 triliun atau 97,5% dari target, growth-nya 51,8%, naik yang luar biasa,” katanya.

Adapun perinciannya adalah penerimaan pajak sebesar Rp 1.448,2 triliun, kepabean dan cukai sebesar Rp 256,3 triliun, dan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 476,5 triliun. Pendapatan negara itu melesat sebesar 44,5% (year on year/yoy) dibanding tahun lalu yang hanya tumbuh 18,3%.

“Sampai dengan akhir Oktober, pendapatan negara kita Rp 2181,6 triliun dari target perpres Rp 2.266 triliun. Ini berarti ada pertumbuhan 44,5% naik lebih tinggi dari tahun lalu. Tahun lalu sampai dengan Oktober Rp 1.510,2 triliun,” terangnya.

Dia menambahkan bahwa semua penerimaan tumbuh jauh lebih tinggi secara tahunan sebagai respons dari pemulihan ekonomi Indonesia. Adapun kenaikan tersebut yakni penerimaan pajak naik 51,8%, bea cukai naik 24,6%, dan PNBP naik 36,4%.

Menurut Sri Mulyani, kinerja positif penerimaan pajak ini didorong oleh tren peningkatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi yang ekspansif, basis rendah di tahun 2021, serta hasil implementasi Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP).


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *