Inilah Cara Malaikat Munkar dan Nakir Bertanya di Alam Kubur

Cara Malaikat Munkar dan Nakir Bertanya
Cara Malaikat Munkar dan Nakir Bertanya. Foto: unsplash

banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id – BAGAIMANA cara Malaikat Munkar dan Nakir menanyai manusia di alam kubur? Kehidupan manusia tidak berhenti begitu saja ketika meninggal dunia. Mereka masih harus melalui alam kubur dan bertemu Malaikat Munkar dan Nakir.

Baik Malaikat Munkar maupun Nakir memiliki tugas bertanya kepada ruh manusia yang telah meninggal di alam kubur. Sejumlah pertanyaan terdengar begitu mudah, namun lancar atau tidaknya menjawab semua itu tergantung amal dan ibadah masing-masing manusia.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Tidak ada yang pernah melihat bagaimana cara Malaikat Munkar dan Nakir menanyai manusia di alam kubur. Namun dalam beberapa dalil dijelaskan tentang bagaimana mereka menjalankan tugas.

Berikut ini penjelasan mengenai cara Malaikat Munkar dan Nakir menanyai manusia di alam kubur, sebagaimana dikutip dari nu.or.id.

1. Menggunakan bahasa ahli kubur

Menurut Syekh M Nawawi Al Bantani, Malaikat Munkar dan Nakir bakal bertanya dengan bahasa yang dipahami oleh ahli kubur. Mereka menggunakan bahasa yang biasa digunakan oleh manusia tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

ويسألان كل إنسان بلغته ويقولان له من ربك وما دينك ومن نبيك وما قبلتك ومن إخوتك وما إمامك وما منهاجك وما عملك

Artinya: “Keduanya (Malaikat Munkar dan Nakir) bertanya kepada setiap ahli kubur dengan bahasa yang bersangkutan. Keduanya bertanya, ‘Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa Nabimu? Apa kiblatmu? Siapa saudaramu? Apa imammu? Apa jalan hidupmu? Apa amalmu?’.”

2. Pertanyaan di alam kubur

Seperti sudah diketahui bahwa tugas Malaikat Munkar dan Nakir adalah menyodorkan beberapa pertanyaan kepada ahli kubur. Antara lain pertanyaan tersebut meliputi:

  • Man rabbuka? Siapa Tuhanmu?
  • Ma dinuka? Apa agamamu?
  • Man nabiyyuka? Siapa Nabimu?
  • Ma kitabuka? Apa kitabmu?
  • Aina qiblatuka? Di mana kiblatmu?
  • Man ikhwanuka? Siapa saudaramu?

3. Menjalankan tugas meski banyak yang meninggal dunia dalam satu waktu

Mungkin sempat terlintas rasa penasaran mengenai bagaimana Malaikat Munkar dan Nakir tetap menjalankan tugas di saat dalam satu waktu banyak manusia dikubur. Tapi pada kenyataannya, tugas menanyai manusia di alam kubur benar-benar dilaksanakan oleh dua malaikat tersebut apa pun kondisinya.

وإذا مات جماعة في وقت واحد بأقاليم مختلفة سئلوا جميعا في ذلك الوقت ولا مانع من ذلك

Artinya: “Bila sekelompok orang meninggal dalam satu waktu di lokasi yang berbeda, mereka semua tetap akan ditanya (oleh Malaikat Munkar dan Nakir) pada saat itu juga. Tidak ada halangan karena itu semua.” (Syekh M Nawawi Banten)

Imam Al Qurthubi membahas fisik Malaikat Munkar dan Nakir yang besar. Dengan begitu, mereka bisa dengan mudah menjalankan tugas untuk banyak ahli kubur dalam satu waktu.

قال القرطبي جاز أن تعظم جثتهما ويخاطبان الخلق الكثير مخاطبة واحدة

Artinya: “Al-Qurthubi mengatakan, bisa jadi fisik kedua malaikat itu besar. Keduanya cukup sekaligus bertanya kepada semua ahli kubur itu.”

Pada intinya, tidak peduli banyaknya manusia yang meninggal dan seberapa jauh jarak mereka, Malaikat Munkar dan Nakir tetap patuh menjalankan tugas di alam kubur.

Wallahu a’lam bisshawab.


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *