Anies Baswedan, Apakah Jadi Pemenangnya?

Anies Baswedan Jadi Pemenangnya
Anies Baswedan Jadi Pemenangnya

banner 678x960

banner 678x960

Oleh: Asep Lukman, Pemerhati Politik 

Hajinews.id – Beberapa hari yang lalu saya upload dengan topik “Memantau Peluang dan Tantangan Ganjar Pranowo dan Aktivitas Pendukungnya”. Kini saya tertarik untuk menilai Anies Baswedan sebagai sosok yang diprediksi banyak pihak akan menjadi calon kuat yang akan menyaingi Ganjar Pranowo.

Pertama, Anies adalah satu-satunya tokoh nonpolitik. Hebatnya, dia bahkan mendapat dukungan dari partai politik. Karena itu, dia memiliki peluang kampanye nonpermanen yang paling lama dibandingkan kandidat saat ini seperti Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil dll.

Dan karena tidak memiliki jabatan yang terkait dengan lembaga negara, Anies kini hanyalah warga negara biasa yang tidak bisa dituduh menggunakan jasa negara untuk berkampanye.

Kedua, masyarakat menyimbolkan Anies sebagai sosok yang menentang penguasa untuk memenangkan konflik di Persepakbolaan Jakarta. Namun kini ia mendapat dukungan resmi dari partai NasDem yang notabene pendukung Ahok di pilkada Jakarta dan juga partai koalisi pro pemerintah.

Ketiga, Anies bukanlah karakter yang akan dikenali penonton sebagai orang yang memiliki banyak uang. Namun hal itu dimanfaatkan Surya Paloh sebagai petunjuk untuk meyakinkan calon pemilihnya bahwa slogan Partai NasDem yang kerap didengung-dengungkan Partai NasDem bukan sekadar angan-angan.

Dan keempat, setiap kunjungan Anies ke berbagai daerah disambut hangat oleh pendukungnya, tidak hanya dari partai NasDem, Demokrat, atau PKS. Tetapi juga untuk masyarakat umum dengan berbagai latar belakang profesi, partai politik, suku bahkan agama.

Melihat keempat prestasi tersebut, memang merupakan langkah pertama yang cukup mengasyikan bagi lawan. Hingga, tentu saja, muncul berbagai gerakan yang diduga publik menghalang-halangi, namun yang biasa disebut “panik” oleh publik oleh para kandidat, mengetahui betul bahwa Anies memiliki jumlah pemilih yang tinggi. Lalu muncul pertanyaan, apakah Anies Baswedan berpeluang menang?

Tentu saja, ada banyak variabel yang perlu dianalisis untuk menang. Namun dalam tulisan ini saya hanya akan fokus mengukur dampak kekuatan Jokowi, apakah bisa sebesar pemilu lalu, jika digunakan sekarang dalam kondisi menang.

Pada saat yang sama, ada gelombang tuntutan dari orang-orang yang ingin mengubah sesuatu di tempat lain. Lantas ketika kedua energi ini saling berhadapan, siapakah yang berpeluang menentukan kemenangan? Apakah itu kehendak masyarakat atau kehendak kekuasaan?

Mulai menyadari betapa besar sebenarnya kekuatan pro-Jokowi dan anti-Komunitas.


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *