Bangun Fasilitas Penyaring Sampah di Ciliwung, Anies Baswedan: Ini Terobosan Pertama di Indonesia

banner 800x800 banner 678x960

Hajinews.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pembangunan fasilitas penyaringan sampah di Kali Ciliwung dibawah Jembatan segmen TB Simatupang, Jakarta Selatan. Di sana, Anies mengatakan bahwa proyek itu direncanakan sejak 2018.

Anies antusias seiring dengan keberlangsungan kelanjutan program tersebut, karena dinilai menjadi terobosan pertama di Indonesia.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

“Ini adalah proyek pertama kali dan bahkan pertama kali di Indonesia ada penyaringan seperti ini. Nah kita lihat nanti seberapa efektif. Secara teoritik efektif ini, kita lihat di lapangan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, proyek itu diharapkan akan terus dikembangkan di titik lain. Menurut Anies,

“Kemudian dari situ nanti bisa dikembangkan di semua tempat, bahkan bukan hanya di Jakarta tapi di seluruh Indonesia, dan inilah proyek pertama,” ujar Anies.

Untuk diketahui, pembangunan sistem ini telah melalui kajian yang matang. Konsep perencanaan pun sudah dibahas bersama ITB (Institut Teknologi Bandung) dan disepakati dengan BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung – Cisadane).

Anies menjelaskan, proyek itu awal lnya direncanakan pada 2018. Saat itu ia ingin memfokuskan kenaikan volume air di pintu air Manggarai yang menyebabkan timbunan sampah yang luar biasa banyak. Hal ini menimbulkan pertanyaan bahwa asal muasal kedatangan sampah tersebut, serta muncul ide bagaimana caranya ada penyaringan sampah di perbatasan Jakarta.

“Kemudian dibahas, didiskusikan, dan diputuskan untuk dilakukan pembangunan saringan sampah di tempat sebelum masuk pemukiman yang padat, kawasan yang lebih padat. Anggarannya sudah disiapkan untuk tahun 2020 senilai 195 miliar rupiah. Nah harapannya ini akan bisa mengendalikan sampah untuk tidak masuk ke dalam kota,” jelas Anies.

Anies pun berharap sebelum akhir tahun 2022 pembangunan proyek ini selesai dan pada saat bersamaan ketika musim penghujan datang, maka air yang masuk ke Jakarta daerah sungai Ciliwung tidak lagi air penghantar sampah, tapi air yang sudah tersaring.

“Ini harapan kita, terima kasih kepada semua yang sudah bekerja untuk menyiapkan ini. Sebuah rencana yang kita ikhtiarkan sejak 2018-2019 akhirnya sekarang bisa terlaksana. Dan mudah-mudahan bisa jadi kebaikan untuk warga Jakarta,” katanya. (dbs).

 

 


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *