Siapakah Golongan Orang yang Masuk Surga Tanpa Hisab?

Golongan Orang yang Masuk Surga Tanpa Hisab
Golongan Orang yang Masuk Surga Tanpa Hisab
banner 800x800 banner 678x960

Hajinews.id – Tiap manusia akan dibagi ke dalam 3 golongan pada hari kiamat kelak. Salah satunya adalah golongan orang yang masuk surga tanpa hisab. Siapakah mereka?

Informasi mengenai golongan manusia pada hari kiamat tersebut diceritakan dalam Kitab Az Zahr Al Fatih. Disebutkan bahwa Umar bin Khattab mempunyai hamba sahaya perempuan bernama Zaidah. Zaidah ini, pergi membawa kayu bakar untuk memasak adonan pada suatu hari.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Di tengah perjalanannya, ia bertemu dengan kuda dan pengendaranya. Di samping itu, ia tidak pernah melihat pengendara kuda seindah itu.

Pengendara kuda itu pun menghampiri Zaidah dan berkata,

“Wahai Zaidah, jika kamu melihat Muhammad, katakan kepada beliau, ‘Ridwan, penjaga surga, mengucapkan salam kepadamu,’” ucapnya seperti diterjemahkan Syaikh ash-Shafuri dalam buku Meneladani Rasulullah, Keluarga, Sahabat, dan Para Nabi.

Pengendara kuda itu kembali menitipkan pesan untuk Nabi Muhammad SAW pada Zaidah. Isinya tentang tiga golongan manusia pada hari kiamat kelak.

Tiga golongan yang dimaksud adalah sepertiga manusia masuk surga tanpa hisab, sepertiga masuk surga dengan hisab yang mudah, dan sepertiga lainnya masuk surga setelah diberi syafaat oleh Nabi Muhammad SAW.

Siapa Golongan Orang yang Masuk Surga Tanpa Hisab?

Golongan orang yang masuk surga tanpa hisab ini pernah dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sejumlah keterangan haditsnya. Disebutkan bahwa ada 70 ribu orang yang disebut masuk surga tanpa hisab dan siksa di tengah-tengah umat Nabi Muhammad SAW.

Namun, 70 ribu orang yang dimaksud bukanlah suatu angka pembatas. Sebaliknya, dijelaskan bawah setiap satu orangnya atau dalam riwayat lain disebut seribu orang, membawa 70 ribu orang lainnya.

لَيدْخُلَنَّ الجنةَ من أُمتِي سَبعونَ ألفًا ، لا حِسابَ عليهم و لا عذابَ ، مع كلِّ ألْفٍ سَبعونَ ألفًا

Artinya: “Sesungguhnya, pada hari kiamat, Allah akan memberiku kesempatan masuk surga tanpa hisab atas umatku sebanyak 70 ribu (dalam satu riwayat 700 ribu). Setiap orang (dalam riwayat lain seribu orang) membawa 70 ribu yang lain.” (HR Ahmad).

Mengenai hal ini, Rasulullah SAW pernah ditanya tentang siapakah golongan yang dimaksud. Mereka yang dimaksud adalah muslim yang tidak pernah minta diruqyah, tidak pernah minta dilakukan pengobatan dengan besi panas, tidak pernah beranggapan sial, dan juga mereka yang selalu bertawakal kepada Allah SWT.

هُمْ الَّذِينَ لَا يَتَطَيَّرُونَ وَلَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَكْتَوُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Artinya: “Mereka adalah orang yang tidak pernah minta di-ruqyah, tidak meminta di-kay (pengobatan dengan besi panas), dan ridak pernah melakukan tathayyur (beranggapan sial) serta mereka bertawakal kepada Rabb mereka.” (HR Bukhari).

Untuk memahami makna hadits tersebut, Ibnu Taimiyah menjelaskan pendapatnya dalam Riyadhus Shalihin yang disusun Imam An Nawawi. Menurutnya, pondasi utama golongan orang yang masuk surga tanpa hisab adalah sikap tawakalnya kepada Allah SWT.

Kesempurnaan sikap tawakal yang dimiliki orang-orang tersebut yang menolong mereka. Pasalnya, orang yang meminta di-ruqyah, di-kay, dan tathayyur adalah mereka yang berharap dan meminta pertolongan pada selain Allah SWT.

“Sikap tawakal tingkat sempurna menafikan sikap demikian,” kata Ibnu Taimiyah.

Adapun Imam al Ghazali menambahkan makna dari golongan orang yang masuk surga tanpa hisab dalam buku Ensiklopedia Kiamat. Menurutnya, mereka adalah orang-orang yang tidak akan diangkat lagi timbangan amal maupun tidak lagi diperiksa catatan amalnya. [dtk]


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *