Survei Indometer Ungkap Prabowo-Anies dan Anies-Puan Unggul Simulasi Pilpres 2024


banner 678x960

banner 678x960

Hajinews.id — Survei INDOMETER menunjukkan pasangan Prabowo Subianto – Anies Baswedan dan Anies Baswedan – Puan Maharani berpeluang menang dalam sejumlah simulasi Pilpres 2024.

Diketahui, peta koalisi partai-partai politik menuju Pemilu 2024 makin menghangat. Setelah sebelumnya Golkar, PAN, dan PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), kemudian Gerindra dan PKB mendeklarasikan koalisi.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

NasDem, PKS, dan Demokrat disebut-sebut terus menggalang rencana koalisi, sementara PDIP baru mulai melakukan penjajakan.

Terlepas dari soal program dan ideologi, pembentukan koalisi sangat dipengaruhi faktor capres-cawapres yang bakal diusung oleh partai-partai.

“Pasangan Prabowo-Anies dan Anies-Puan unggul dalam simulasi capres-cawapres,” ungkap Direktur Eksekutif lembaga survei INDOMETER Leonard SB dalam keterangan tertulis, Senin (29/8/2022).

Simulasi dilakukan dengan memasangkan sejumlah nama jika ada tiga atau empat pasangan capres dan cawapres.

Pada simulasi tiga pasangan capres-cawapres, paket Prabowo-Anies unggul dengan elektabilitas mencapai 44,3 persen, mengalahkan Puan-Andika (28,8 persen) dan Ganjar-Erick (22,3 persen), tidak tahu/tidak jawab 4,6 persen.

Sedangkan Anies-Puan meraih 40,4 persen terhadap Ganjar-Andika (32,2 persen) dan Prabowo-Khofifah (22,4 persen), tidak tahu/tidak jawab 5,0 persen.

Lalu ada Prabowo-Puan sebesar 37,7 persen, tersebar merata dibandingkan Ganjar-Erick (30,4 persen) dan Anies-AHY (28,3 persen), tidak tahu/tidak jawab 3,6 persen.

Pada simulasi empat pasangan, Ganjar-Airlangga unggul (32,3 persen), diikuti Anies-AHY (29,7 persen), Prabowo-Muhaimin (18,4 persen), dan Puan-Andika (12,8 persen), tidak tahu/tidak jawab 6,8 persen.

“Dengan masih berlakunya ketentuan presidential threshold (PT) 20 persen, paling banyak dapat terbentuk empat pasangan capres-cawapres, kemungkinan hanya tiga atau bahkan dua pasang saja,” kata Leonard.

Jika PDIP maju sendirian tanpa koalisi, terbuka peluang bakal muncul empat pasang capres-cawapres.

PDIP belum memutuskan kader yang bakal diusung sebagai capres, terutama pilihan antara Puan Maharani ataukah Ganjar Pranowo.

Siapa yang bakal menjadi pasangan atau mitra koalisi PDIP, di antaranya ada sejumlah nama seperti Panglima TNI Andika Perkasa, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

“Puan-Andika mungkin diusung oleh koalisi PDIP-Nasdem, di mana Andika termasuk dalam daftar usulan nama capres versi rakernas Nasdem, demikian pula dengan pasangan Anies-Puan,” jelas Leonard.

Sedangkan pasangan Prabowo-Puan berpeluang diusung oleh koalisi PDIP-Gerindra.

“Jika Puan yang diusung PDIP, maka Ganjar bisa jadi bakal diusung partai-partai lain, seperti KIB, dengan paket Ganjar-Airlangga, Ganjar-Erick, atau Ganjar-Andika,” lanjut Leonard.

Koalisi lainnya adalah Gerindra-PKB, yang mungkin mengusung Prabowo-Muhaimin atau Prabowo-Khofifah.

Yang masih belum jelas hingga sekarang adalah rencana koalisi Nasdem, PKS, dan Demokrat.

“NasDem telah memiliki usulan nama-nama capres, yaitu Anies, Ganjar, dan Andika, sedangkan Demokrat bakal mengusung Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umumnya, sehingga paket Anies-AHY digadang-gadang bakal diusung koalisi tersebut,” Leonard memaparkan.(dbs)

 


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *