Terkuak Pengacara Brigadir J Sebut Putri Candrawathi Pura-pura Gangguan Jiwa, Beber Buktinya


banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id — Baru terungkap fakta baru soal Putri Candrawathi yang merupakan bosnya Brigadir J.

Diketahui Brigadir J ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

Bacaan Lainnya

Penembakan itu terjadi karena menurut Ferdy Sambo, Brigadir J telah melecehkan Putri Candrawathi.

Namun belakangan soal isu pelecehan terhadap Putri Candrawathi, tidak ditemukan.

Nah terbaru, Putri Candrawathi diduga alami gangguan jiwa.

Kamaruddin Simanjuntak angkat bicara soal Putri Candrawathi mengalami gangguan jiwa seperti yang disebut dalam temuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Kuasa Hukum Brigadir J itu menilai Putri Candrawathi tidak mengalami gangguan jiwa dan hanya dibuat-buat.

Selebihnya Kamaruddin Simanjuntak juga menambahkan, gangguan jiwa yang dikatakan pada Putri masuk ke dalam skenario.

“Itu dibuat-buat gangguan jiwa , bukan gangguan jiwa ,” katanya.

Kamaruddin menjelaskan, Putri sempat mendatangi Mako Brimob untuk menemui Ferdy Sambo yang sedang ditahan.

Bahkan Putri dituding menyuap anak buahnya terkait kasus Brigadir J .

Ia menambahkan, Putri dalam kondisi waras karena bisa menyuap orang, tapi mendadak gangguan jiwa setelah dilaporkan ke polisi.

“Buktinya dia kalau diduga menyuap dia waras. Suaminya dimasukkan ke Mako Brimob dia datang waras. Dia menyuap anak-anak buahnya waras. Kenapa setelah saya lapor ke polisi jadi gangguan jiwa. Itu kan gangguan jiwa yang dibuat-buat atau diskenariokan,” pungkasnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (16/8/2022), dikabarkan sebelumnya, LPSK menyatakan terdapat tanda dan gejala masalah kesehatan jiwa yang dialami Putri Candrawathi .

Hal itu didasari atas hasil pemeriksaan medis psikiatri serta tim psikologis oleh LPSK pada Selasa (9/8/2022) lalu.

Hasil pemeriksaan itu disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias pada Senin (15/8/2022).


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.