Tak Menyesal Bergabung di Pemerintahan Jokowi, Prabowo: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Mengalami Perpecahan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (foto istimewa)

banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tak menyesal memutuskan untuk bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo di tahun 2019 sebagai Menteri Pertahanan.

Hal itu disampaikannya dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).

Bacaan Lainnya

“Keyakinan saya, insting saya, saya tidak ingin bangsa ini mengalami perpecahan,” tutur Prabowo.

Maka, Prabowo meminta seluruh kader Partai Gerindra tidak terjebak dalam politik adu domba.

Ia ingin kadernya tak memandang kader partai politik (parpol) lain sebagai lawan.

“Jadi apapun sikap orang lain, Partai Gerindra tidak boleh memandang pesaing sebagai musuh. Mereka adalah saudara sebangsa, setanah air,” kata dia.

Prabowo menyampaikan sikap politik tersebut untuk menegaskan Partai Gerindra terbuka dengan semua pihak.

“Karena itu saya nyatakan di sini Partai Gerindra bisa kerja sama dengan siapapun di republik ini,” sebut dia.

Sebab dalam pandangan mantan Danjen Kopassus itu, seni bernegara yang terbaik adalah merangkul lawan jadi kawan.

Prabowo mengatakan sikap itu dimiliki oleh Jokowi.

“Di situlah saya mengakui kepemimpinan, kenegarawan Pak Joko Widodo. Saya tidak tahu ilmunya apa. Saya yang tadinya lawan beliau jadikan kawan,” kata dia.

Diketahui, Prabowo telah menyatakan bakal menjadi capres untuk ketiga kalinya.

Keputusan tersebut merupakan jawaban atas aspirasi yang diajukan 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra dalam rapimnas, Jumat.

Prabowo menjadi tokoh politik pertama yang secara gamblang menyampaikan menjadi capres untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.(dbs)


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.