dr. Ema Surya Pertiwi: Sering Ditakuti, Gagal Ginjal Bisa Dicegah Dari 8 Makanan Ini

Gagal Ginjal Bisa Dicegah Dari Makanan Ini
dr. Ema Surya Pertiwi

banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id – Sering ditakuti, gagal ginjal bisa dicegah dari 8 makanan ini kata dr. Ema Surya Pertiwi.

Memang diketahui, parahnya penyakit ginjal bisa berujung cuci darah.

Bacaan Lainnya

Hal itulah yang membuat seseorang sangat takut pada penyakit gagal ginjal.

Oleh sebab itu dianjurkan oleh dr. Ema Surya Pertiwi agar konsumsi makanan ini.

Selain perbaiki fungsi ginjal, menurut dia, bisa menyehatkan tubuh kita.

Lantas, makanan apa yang dimaksudkan?

Dilansir Minggu, 7 Agustus 2022 dari kanal YouTube pribadinya masuperr, berikut ulasannya.

1. Rosella

dr. Ema Surya Pertiwi mengatakan, yang pertama rosella atau hibiscus sabdariffa.

Dimana rosella ini mengandung fenolic acid, hidrotixcid axid, serta anthochianis.

“Yang terbukti bisa membantu turunkan tekanan darah tinggi,” ujarnya.

Lanjutnya, bisa menurunkan produksi kreatim, asam urat, kalsium natrium, serta fosfad dalam urine.

Dokter yang dikenal sebagai sapaan Ema superr menambahkan, mencegah infeksi bakteri disaluran kencing.

Serta, bisa membantu melindungi kerusakan ginjal yang lebih parah lebih lanjut.

Kemudian mencegah terbentuknya batu ginjal.

“Rosella sendiri bisa diminum dengan cara diseduhkan dalam bentuk teh, ataupun dimasukan dalam kapsul,” ujar dr. Ema Surya Pertiwi

2. Teh hijau

Disampaikan dr. Ema Surya Pertiwi, teh hijau atau camellia sinensis, kaya akan katekin dan flavonoid.

Ia menjelaskan, dimana teh hijau bisa membantu mencegah kerusakan ginjal, menurunkan kadar gula darah.

Lalu menghambat pembetukan materi maupun virus, menurunkan berat badan.

Serta, teh hijau juga anti kanker pada ginjal.

“Teh hijau sendiri bisa dikonsumsi dengan cara rutin diminum, ataupun dalam bentuk kapsul,” ucap dr. Ema Surya Pertiwi

3. Jahe

Menurutnya, jahe atau zingirber officinalz, kaya akan gingerol, flavonoid, zingerone, shogaols.

dr. Ema Surya Pertiwi mengatakan, yang terbukti dapat mencegah kerusakan ginjal.

Lalu mencegah aliran dan tekanan darah, menghambat pertumbuhan bakteri dan virus.

Selain itu, kata dia, jahe juga bisa menyeimbangkan tingkat keasaman tubuh.

“Jadi jika kalian makan tinggi protein, atau makanan yang meningkatkan keasaman tubuh, itu bisa dinetarilisir oleh jahe,” ujar dr. Ema Surya Pertiwi

Lebih lanjut, jahe bisa menurunkan kadar gula darah, serta membantu menurunkan kadar kolesterol  yang bisa membebankan kinerja ginjal.

Menurut dr. Ema Surya Pertiwi, jahe sendiri bisa dikonsumsi dengan cara diseduh, dalam bentuk kapsul, ataupun dicampur dalam makanan.

4. Bawang merah

dr. Ema Surya Pertiwi mengatakan, bawang merah atau allium cepa linn, kaya akan flavonoid, organosulfur, phenolic dan phytoestrogen.

Manfaat bawang merah, kata dia, dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, efek deuretik yang mengeluarkan cairan didalam tubuh.

Sehingga meningkatkan frekuensi kencing.

Lalu mengeluarkan batu ginjal, menghambat pertumbuhan bakteri dan virus, menurunkan serum kreatim.

Selain itu, bawang merah juga bisa menurunkan kadar gula darah dan juga kadar kolesterol.

“Bawang merah sendiri bisa dikonsumsi secara langsung, atau dicampur dalam masakan, atau juga kapsul,” kata dr. Ema Surya Pertiwi

5. Daun Kelor

Menurut dr. Ema Surya Pertiwi, daun kelor atau moringa oleifera, ini enak kalau disayur bening dan penyet tempe.

Ia menjelaskan, daun kelor sendiri kaya akan chlorogonic acsid, methanolic dan ethanolic, isothiocynate dan flavonoid.

Dimana daun kelor, kata dia, dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Menurunkan kadar urea dan kreatin, mengecilkan batu ginjal, mencegah infeksi bakteri, mencegah kerusakan ginjal.

Serta, menurunkan tekanan darah tinggi.

“Daun kelor bisa dikonsumsi secara langsung, atau dalam bentuk kapsul ekstra kelor,” terang dr. Ema Surya Pertiwi

6. Daun pegagan

Dokter sapaan populer Ema Superr mejelaskan, daun pegagan atau centella asiatica, selain bagus untuk kulit, juga bagus untuk kesehatan ginjal.

Hal itu karena daun pegagan mengandung asiaticoside, asiatic asid, madecassoside, maddecasid acid.

dr. Ema Surya Pertiwi mengatakan, daun pegagan sendiri bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Kemudian meningkatkan sensitifitas insulin dalam gula darah.

Sehingga akan membantu orang orang yang diabetes miletus.

Lebih lanjut, dr. Ema Surya Pertiwi mengatakan, bisa menurunkan serum kreatimin dan urea.

Mencegah kenaikan berat badan dan mecegah kerusakan ginjal.

“Daun pegagan sendiri biasanya ditemukan dalam bentuk kapsul atapun bisa dimakan langsung,” sebut dr. Ema Surya Pertiwi


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.