Baznas RI Serahkan 65 Beasiswa kepada Mahasiswa Unwahas

Baznas RI Serahkan 65 Beasiswa
SERAHKAN BEASISWA: Ketua Baznas RI Prof Dr Noor Achmad MA menyerahkan bantuan beasiswa untuk 65 mahasiswa Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kepada Rektor Prof Dr Mudzakir Ali pada tasyakuran Dies Natalis Ke-22 Unwahas di Kampus Fakultas Kedokteran, Nongkosawit, Gunungpati, Semarang, Senin (8/8).

banner 800x800

banner 400x400

SEMARANG, Hajinews.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Prof Dr Noor Achmad MA menyerahkan bantuan beasiswa kepada 65 orang mahasiswa Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Senin (8/8). Noor Achmad mengharapkan para penerima beasiswa Baznas lebih giat belajar dan menunjukkan prestasi akademik di bangku kuliah. ”Insya Allah ke depan jumlah penerima beasiswa akan ditingkatkan lebih banyak lagi,” kata Noor Achmad yang juga Ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang itu.

Bacaan Lainnya

Di tengah-tengah upacara Tasyakuran Dies Natalis Ke-22 Unwahas Semarang itu, Ketua Baznas RI juga menyerahkan dua unit bantuan gerobak bisnis waralaba ayam goreng Z-Chicken dan Z-Mart untuk santri Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim. ”Satu unit gerobak Z-Chicken ini nilainya Rp 15 juta. Para santri akan dilatih mengelola bisnis waralaba sampai bisa mandiri. Sedang Z-Mart adalah sejenis warung kecil-kecilan dengan bantuan modal yang disuport oleh Baznas,” katanya.

Dies Natalis ditandai Pembacaan Manakib Nurul Burhany dan Asmaul Husna dipimpin Direktur Pascasarajana Prof Dr Mahmutarom SH MH. Para pendiri dan pengurus Yayasan tampak hadir Drs H Achmad, Dr H Aminuddin Sanwar, H Joko Wahyudi, Drs HM Zain Yusuf MM, Dr Noor Hadi Akt, KH Amdjad AlHafidz, KH Abu Hapsin dan lain-lain.

Ketua Panitia Dies yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Nur Kholid menyerahkan hadiah kepada para juara berbagai lomba dan pemilihan dosen favorit. Sedang Paulus Pangka pimpinan Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) menyerahkan penghargaan kepada Rektor Unwahas Prof Dr Mudzakir Ali atas pecatatan rekor 1.000 sajak Universitas Wahid Hasyim.

Tiga Komponen

Ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang Prof Dr Noor Achmad MA mengingatkan, berdirinya Unwahas pada 8 Agustus 2000 atau 22 tahun lalu melibatkan tiga komponen penting. Tiga komponen itu yaitu jamaah yang di dalamnya kelompok Asmaul Husna dipimpin KH Amdjad Al-Hafidz, Jam’iyyah (organisasi) yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Jami’ah (Perguruan Tinggi) Unwahas itu sendiri. ”Pendirian perguruan tinggi ini diawali dengan riyadhoh dari para ulama dan kiai melibatkan jamaah, jam’iyyah dan jami’ah,” kata Ketua DPP Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) itu.

Rektor Unwahas Prof Dr Mudzakir Ali melaporkan, dalam usia 22 tahun, pihaknya terus mengembangkan fisik dan SDM para pengelolanya. Di kampus Nongkosawit Gunungpati Kota Semarang, selain berdiri Fakultas Kedokteran, kini tengah dibangun kampus Fakultas Farmasi, Fakultas Teknik, Rumah Sakit, Fakultas Pertanian dan Lapangan olahraga bertaraf internasional. ”Alhamdulillah sudah tersedia 9 fakultas dan 21 program studi,” kata Mudazkir Ali.

Unwahas hingga kini  memiliki 181 orang dosen terdiri dari 107 dosen pria dan 74 dosen wanita dan tersebar di seluruh fakultas. ”Hingga kini kami memiliki sebanyak 8.677 mahasiswa yang tersebar di seluruh fakultas, di antaranya Pascasarjana sebanyak 564 orang, Fakultas Kedokteran 263 orang,” katanya.


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.