Subhanallah! Punya Ratusan Unit Bus, Pemilik PO Haryanto Hidup Sederhana Makan Sehari Tak Lebih Rp50.000

Pemilik PO Haryanto Hidup Sederhana
Pemilik PO Bus Haryanto, Haji Haryanto (kanan) bersama Ustadz Abdul Somad. Dia mengungkapkan sudah 20 tahun menjalankan ibadah puasa. (Foto: Instagram Gallery PO Bus Haryanto)

banner 800x800

banner 800x800

banner 400x400
Hajinews.id – Punya ratusan unit bus seharga miliaran rupiah, tidak membuat hidup Haji Haryanto boros. Makan sehari-hari pemilik perusahaan otobus (PO) Haryanto ini tidak lebih dari Rp50.000.

“Saya makan satu hari tidak habis Rp50.000,” ujar Haji Haryanto, saat menerima Ustadz Abdul Somad (UAS) dilansir dari kanal Youtube Hai Guys Official.

Bacaan Lainnya

Ini tidak lepas dari kebiasaannya menjalankan ibadah puasa sunah. Di hadapan Ustadz Abdul Somad, H Haryanto mengungkapkan dirinya telah menjalankan ibadah puasa selama 20 tahun.

“Liburnya lima kali setahun, satu kali Idul Fitri, empat kali Idul Adha, insya Allah sudah puasa selama 20 tahun,” ujar H Haryanto.

Tak hanya itu, H Haryanto mengungkapkan dirinya juga menyisihkan hasil usahanya untuk anak yatim dan kaum dhuafa. Saat ini, dia telah memiliki lebih dari 200 bus, dengan trayek hampir di seluruh jalur Jawa dan Madura, dari Sumenep hingga Merak. “Alhamdulilah saya punya anak yatim 6.000,” katanya.

Dia juga mengungkapkan resepnya taat dalam beribadah dan sukses menjalankan usaha. “Resepnya yakin kepada Allah. Jangan tinggalkan salat. Saya jaga salat berjamaah selama 20 tahun. Ke mana saja saya ngajak santri dan orang-orang untuk dapat salat berjemaah,” ujar pensiunan TNI ini.

H Haryanto pun meminta doa kepada Ustadz Abdul Somad agar istiqomah dalam beribadah. “Saya berdoa, alhamdulillah bertemu dengan Ustadz Abdul Somad. Mohon daoanya saya bisa istqomah dan menjaga karyawan dengan amanah. Sergep salat, jujur dan rukun. Majunya perusahaan juga untuk umat dan orang banyak. Di sini banyak anak yatim dan kaum dhuafa dihidupi,” ujarnya.

Dia juga ingin membangun masjid besar di Kota Kudus atas nama sang ibu. “Doain saya ingin bangun Masjid yang bagus atas ibu saya namanya,” ujarnya.

Mendengar cerita H Haryanto, Ustadz Abdul Somad tampak kagum. Dia tidak banyak bicara, hanya mendengarkan dan tersenyum lembut. Apa yang dilakukan H Haryanto menjadi dakwah.

 


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.