Kisah Usamah bin Zaid, Sahabat Kesayangan Rasulullah SAW

Usamah bin Zaid
Usamah bin Zaid

banner 800x800

banner 800x800

banner 400x400

Nabi menjulukinya Hubbu Rasulillah (kesayangan Rasulullah SAW)

Hajinews.id Zaid bin Haritsah merupakan sosok yang beruntung karena diangkat anak oleh Rasulullah. Rasa sayang Rasul kepada Zaid menurun kepada putranya, yaitu Usamah bin Zaid. Sampai-sampai beliau menjulukinya ‘Hubbu Rasulillah’ (kesayangan Rasulullah SAW).

Kehidupan Usamah yang dekat dengan Rasul membuatnya selalu bisa bersama dengan sang Nabi dan mendapatkan pendidikan di lingkungan yang sarat dengan nilai-nilai luhur agama Islam.

Bacaan Lainnya

Ibu Usamah sendiri bernama Ummu Aiman, seorang mantan hamba sahaya Rasul yang juga pernah menyusui beliau. Artinya, Rasul dan Usamah merupakan saudara sepersusuan.

Salah satu bentuk kasih sayang Rasul kepada Usamah adalah upaya penjagaan beliau terhadapnya. Sejak kecil, Usamah selalu menyertai Nabi kemana pun beliau berada. Ia sangat dekat dengan lingkungan keluarga Nabi.

Diriwayatkan dalam Musnad Imam Ahamd, dari Usamah bin Zaid radhiallahu ‘anhu, ia berkata, “Saat di Arafah, aku dibonceng oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau mengangkat kedua tangannya untuk berdoa. Lalu untanya miring dan terjatuhlah tali kekangnya. Beliau raih tali itu dengan salah satu tangannya. Sementara tangan satunya tetap terangkat berdoa.”

Ini menunjukkan kedekatan sosok Usamah dengan Rasulullah SAW. Dalam kondisi haji dan sedang menunaikan rukun terbesarnya, beliau masih sempat membonceng Usamah.

Dalam kisah lain riwayat al-Bukhari disebutkan, dari Usamah bin Zaid radhiallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah SAW memegangku dan al-Hasan. Beliau bersabda,

اللهم أحبهما؛ فإني أحبهما

Artinya, “Ya Allah cintailah keduanya. Karena aku mencintai keduanya.”

Bahkan Rasulullah SAW memerintahkan untuk mencintai Usamah bin Zaid radhiallahu ‘anhu. Dalam sabdanya beliau menyampaikan,

مَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ أَنْ يُبْغِضَ أُسَامَةَ ، بَعْدَمَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : مَنْ كَانَ يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَلْيُحِبَّ أُسَامَةَ

Artinya, “Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, ‘Tidak boleh bagi siapapun untuk membenci Usamah setelah aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Siapa yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka cintailah Usamah.’”

Usamah juga adalah orang yang memahat untuk cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi menikahkannya saat ia berusia 15 tahun.

Usamah juga dikenal sebagai sosok yang berjasa dalam keilmuan Islam. Sebab, ia banyak meriwayatkan hadis, dan  ada 30 orang sahabat dan tabi’in yang meriwayatkan hadis darinya.[]


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.