Puasa Hari Arafah Dapat Menggugurkan Dosa 2 Tahun

Puasa Hari Arafah
Puasa Hari Arafah

banner 800x800

banner 800x800

banner 400x400
Hajinews.idNabi Saw bersabda: … (saat tiba) puasa hari Arafah aku berharap kepada Allah agar menggugurkan (dosa) setahun sebelumnya dan setelahnya. … “ [HR. Muslim]

Di antara ibadah sunnah di setiap bulan cadalah puasa di hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah. Hari Arafah merupakan hari mulia yang telah ditegaskan syari’at. Ditambah lagi, hari Arafah ini berada dalam salah satu bulan haram, yakni Dzulhijjah. Setidaknya, dari segi waktu saja, hari Arafah sudah memiliki keutamaan luar biasa.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, untuk memanfaatkan momen tersebut, syari’at menganjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan berpuasa. Keutamaan ibadah ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw bahwasannya puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah dapat menggugurkan dosa setahun sebelumnya dan setelahnya.

عَنْ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: … صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ …. (رواه مسلم)

Diriwayatkan dari Umar bin Khattab, dari Nabi Saw bersabda: … (saat tiba) puasa hari Arafah aku berharap kepada Allah agar menggugurkan (dosa) setahun sebelumnya dan setelahnya. … “ [HR. Muslim]

Sebagai catatan bahwa dosa yang dijamin kegugurannya adalah dosa kecil. Hal ini sebagaimana kata Imam Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim. Karena dosa besar hanya bisa gugur dengan cara tobat nasuha dan meminta ampun kepada Allah.

Selain hal di atas, keutamaan puasa Arafah dapat dilihat pada hadis-hadis Nabi yang menerangkan tentang keutamaan amal yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah, seperti hadis,

عَنْ أَبِي بكرة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شَهْرَانِ لَا يَنْقُصَانِ شَهْرَا عِيدٍ رَمَضَانُ وَذُو الْحَجَّةِ (رواه البخاري)

Diriwayatkan dari Abi Bakrah, dari Nabi Muhammad saw bersabda, ada dua bulan yang tidak akan dikurangi (pahalanya ketika dikerjakan pada bulan tersebut). Kedua bulan itu adalah bulan hari raya, yakni Ramadan dan Dzulhijjah.” [HR. Bukhari]

Dengan begitu, selain keutamaan khusus pada hari puasa Arafah, juga ada keutamaan bulannya. Sehingga jika keduanya digabungkan maka keutamaan dan pahalanya berlipat ganda. Artinya, mengerjakan ibadah pada hari tersebut, maka pahalanya akan berlipat-lipat seiring jaminan kemuliaan hari dan bulan tersebut.

 

 


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.