Alhamdulillah, Musim Haji 2022 Dipenuhi Teknologi Tinggi

Musim Haji 2022 Penuh Teknologi
Rompi penurun panas saat puncak haji

banner 800x800

banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id – Pada awal abad ketujuh, Nabi Muhammad SAW membawa lebih dari 1.000 sahabat pada haji pertamanya, ziarah suci selama tiga hari ke kota Makkah, di Arab Saudi modern. Hal ini dilakukan mengikuti jejak Nabi Ibrahim.

Adapun jumlah peziarah yang melakukan perjalanan telah meningkat secara dramatis sejak saat itu dan berkembang hampir setiap tahunnya. Di zaman modern saat ini, ibadah haji secara rutin diikuti oleh jutaan Muslim setiap tahun dan menjadi salah satu pertemuan tahunan terbesar di planet ini.

Bacaan Lainnya

Penanggung jawab untuk pengawasan dan pelaksanaan haji ada di tangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Mereka memiliki tugas yang kompleks, untuk menjaga esensi pribadi haji sambil menjaga kerumunan besar yang hadir.

Sebagian besar peziarah hanya dapat merasakan peningkatan spiritual dari kegiatan tersebut. Dengan area yang kecil namun begitu banyak orang, sejumlah kecelakaan telah terjadi di masa lalu. Mencegah hal ini kembali terulang dan menjaga keamanaan jamaah merupakan prioritas Saudi, yang terus menghadapi tantangan dengan kewaspadaan dan kemampuan beradaptasi yang konstan.

Dilansir di The National News, Selasa (5/7/2022), pada pelaksanaan musim haji 2022 para peziarah akan melihat sebuah perubahan. Arab Saudi berupaya memanfaatkan dan menggunakan sarana modern untuk mendukung aktifitas mereka dan menjaga keselamatan jamaah.

Di Bandara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdulaziz Madinah, jamaah yang datang dalam kondisi sakit akan ditawarkan layanan melalui teknologi canggih yang memungkinkan dokter di Riyadh, lebih dari 700 kilometer jauhnya, melakukan diagnosis dengan hologram. Pasien diminta berdiri di depan mesin, sementara pekerja profesional kesehatan akan menganalisis tanda-tanda vital dan meresepkan obat.

Otoritas kesehatan juga memberikan bantuan medis sepanjang waktu melalui nomor bebas pulsa 937 dan aplikasi Sehhaty. Selama ziarah haji, 2.000 kendaraan listrik akan siap membantu jamaha yang berkebutuhan khusus dan lanjut usia (lansia) di Masjidil Haram. Payung elektronik akan beroperasi untuk melindungi jamaah dari sinar matahari dan robot pintar akan berkeliling sembari menawarkan botol air.

Tahun ini, otoritas Saudi fokus pada langkah-langkah kesehatan yang kuat dan lebih dari sekadar merawat orang. Langkah ini juga tentang merayakan fakta musim haji dalam skala besar kembali dilakukan, setelah kontrol yang diperlukan selama pandemi Covid-19.

Pendekatan modern diambil bukan hanya tentang menjaga orang tetap aman, tapi keberadaan teknologi juga menyederhanakan beban logistik yang seringkali rumit dan dibebankan pada peziarah individu, serta berurusan dengan komplikasi jangka pendek yang tak terhindarkan, termasuk pelaku kesalahan.

Pekan lalu, Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan serangkaian penerbangan dan fasilitas alternatif untuk orang-orang yang menghadapi kesulitan teknis pada platform pendaftaran elektronik baru Kerajaan Saudi.

Pihak berwenang Saudi juga mengumumkan menangkap 15 orang yang mencoba memberikan layanan palsu dan mencoba mengambil untung dari praktik ilegal. Negara ini menggunakan platform daring resmi untuk mencegah penjahat menggunakan media sosial untuk menipu peziarah, serta untuk memastikan pengunjung mendapatkan layanan yang telah mereka bayarkan.

Teknologi bahkan mengatasi hambatan bahasa. Layanan daring lainnya, seperti aplikasi Khutbah Arafat, akan menyediakan terjemahan langsung dalam 10 bahasa. Robot penerjemah keliling tahun lalu, yang menyediakan layanan dalam 11 bahasa, juga turut beroperasi.


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.