dr. Zaidul Akbar: Segera Hindari 8 Kebiasaan Buruk Agar Tak Sering Cuci Darah

Cuci Darah
dr. Zaidul Akbar

banner 800x800

banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.idGinjal adalah sepasang organ yang terletak di bawah tulang rusuk bagian belakang.

Ginjal memiliki fungsi yang beragam, di antaranya untuk mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh, menyaring zat sisa metabolisme, melepas hormon yang mengatur tekanan darah, dan mengendalikan produksi sel darah merah.

Bacaan Lainnya

Cuci darah diperlukan bagi seseorang yang menderita kerusakan ginjal berat, di mana fungsi-fungsi ginjalnya sudah tidak dapat lagi berjalan dengan baik.

Menurut Ustad sekaligus Ahli Herbal, dr. Zaidul Akbar, ada cara menghindari cuci darah pada ginjal yakni menghindari beberapa kebiasaan buruk sesegera mungkin.

Sebagaimana dikutip dari Instagram @dr.zaidulakbar.resep, inilah kebiasaan buruk yang dimaksud:

Kerap konsumsi obat pereda nyeri

Bila seseorang sering konsumsi obat kimia pereda nyeri, maka organ yang terkena imbasnya tidak lain adalah ginjal.

Bila obat omi dikonsumsi secara sering dan berlebihan, maka ginjal sulit bekerja secara optimal.

Konsumsi garam berlebihan

Tak hanya obat, makanan yang punya kadar garam tinggi juga bisa meningkatkan tekanan darah kita. Dalam jangka panjang, konsumsi garam berlebih bisa berdampak langsung terhadap kinerja ginjal.

Keseringan makan makanan olahan

Menurut dr. Zaidul Akbar, makanan instan mengandung pengawet yang sangat berbahaya bagi kesehatan ginjal kita.

Pasalnya di dalam makanan olahan,  terkandung fosfor serta natrium yang menjadi biang kerok kerusakan ginjal.

Kurang minum air putih

Menurut dr. Zaidul Akbar tubuh terus terhidrasi. Oleh karena itu, seseorang perlu memantau konsumsi air putih. Minimal 2 liter atau 8 gelas per harinya.

Konsumsi air putih ini penting sekali agar ginjal bisa membersihkan racun serta natrium dalam tubuh.

Sering begadang

Salah satu fungsi ginjal adalah menentukan dan mempengaruhi siklus tidur seseorang.

Ketika waktu tidur di malam hari berkurang, maka beban kerja ginjal akan bertambah, bila keseringan begadang dan tidur kurang membuat kerusakan di ginjal terakumulasi lebih cepat.

Konsumsi daging berlebihan

Protein hewani bisa memproduksi asam dalam jumlah yang tinggi. Tingginya asam di darah bisa memicu asidosis, atau kondisi ketika ginjal kesulitan menetralisir asam di dalam darah.

Keseringan konsumsi makanan kadar gula tinggi

Selain itu mengkonsumsi gula berlebihan bisa membuat obesitas hingga diabetes. Diabetes ini bisa menjadi penyebab kerusakan ginjal

Minum minuman beralkohol dan merokok

Sudah dipastikan bahwa kebiasaan terakhir ini bisa membuat risiko kerusakan ginjal meningkat 5 kali lipat.

“Jangan sampai kita menyesal karena telah dzalim ke tubuh sendiri, hentikan kebiasaan keliru ini. Menjaga kesehatan tubuh itu lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali,” tutup dr. Zaidul Akbar.


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.