Hikmah Siang : 10 Jenis Wanita yang Tak Diizinkan Mencium Harum Surga tapi Dinantikan Neraka


banner 800x800

banner 800x800

banner 400x400

 

Hajinews.id -Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam sebuah hadis pernah mengabarkan bahwasanya mayoritas penghuni neraka adalah wanita. Para ulama pun memberikan klasifikasi atau golongan tentang keburukan yang menimpa kaum wanita ini.

Bacaan Lainnya

Bahkan, para ulama menyebut ada beberapa golongan wanita yang kelak di akhirat akan diusir dari surga dan berakhir di neraka. Mereka bahkan tak diizinkan mencium harumnya surga.

Padahal, begitu dasyatnya surga dapat tercium sejauh 70 tahun jarak perjalanan. Mengapa kaum wanita ini? Apa yang salah dengan mereka sehingga banyak yang masuk neraka?

Imam Qurthubi rahimahullah berkata : “Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum lelaki dari akhirat disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.”

Lantas golongan atau jenis mana saja dari kaum wanita ini yang terusir dari surga ini? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasannya :

1. Wanita yang tidak mensyukuri pemberian suami

Disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Said Al-Khudri, ia berkata, “Rasulullah keluar saat Idul Adha atau Idul Fitri dan melewati para wanita, kemudian bersabda, ‘Wahai para wanita, keluarkanlah sedekah karena aku diperlihatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kalangan kalian.’ Mereka (para wanita) bertanya, ‘Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Kalian sering mengumpat dan mengingkari pemberian suami. Aku tidak melihat (orang) yang kurang akal dan agama dari kalangan kalian yang bisa mengalahkan laki-laki yang cerdas’.” (HR. Bukhari)

2. Wanita yang gemar mengumpat

Mengumpat juga disebut nabi sebagai sifat yang menyebabkan perempuan masuk neraka. Berbeda dengan pria, kaum Hawa memiliki beragam aktivitas lisan yang dapat menjerumuskan mereka pada keburukan. Selain mengumpat, sifat gemar mengadu domba juga sangat erat pada wanita meski ancamannya neraka.

Dari Hudzaifah, Rasulullah bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang suka namimah (adu domba).” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Wanita yang notabene gemar mengobrol, berbincang, bergosip, sering kali terjatuh pada kata-kata yang menjelekkan orang lain lalu saling mengadu domba di antara mereka. Kedua penyakit lisan ini bukanlah dosa sederhana. Para wanita dapat diusir dari surga karenanya.

3. Istri yang menggugat cerai tanpa alasan

Dari Tsauban, bahwasanya Rasulullah bersabda, “Wanita mana saja yang meminta cerai tanpa ada alasan yang jelas, maka haram baginya mencium bau surga.” (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Saat sudah berumah tangga, sangat mudah bagi perempuan untuk menginginkan perceraian. Mengingat kondisi perempuan yang sangat perasa dan mementingkan hati ketimbang akalnya. Namun jika memahami hadis ini, maka seorang muslimah pastilah berhati-hati agar ucapannya tak mendahului perasaannya.

4. Wanita yang berpakaian tipis dan ketat

Tiga golongan perempuan berikutnya terangkum dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: (pertama) suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, dengannya ia memukuli orang; (kedua) wanita-wanita yang berpakaian (tetapi) telanjang, mereka berlenggak-lenggok dan condong (dari ketaatan), rambut mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini dan ini.” (HR. Muslim)

Tentang hadis ini, Imam An Nawawi menjelaskan bahwa “wanita yang berpakaian tapi telanjang” memiliki beberapa tafsir, yaitu; (1) wanita yang mendapat nikmat namun enggan bersyukur kepada-Nya, (2) wanita yang memakai pakaian tipis hingga nampak warna kulitnya, (3) wanita yang menutup sebagian tubuhnya namun membuka bagian tubuh yang lain. 5. Wanita yang memakai wewangian dan berlenggak-lenggok Dalam hadis di atas juga disebutkan “mereka (para wanita) berlenggak-lenggok dan condong dari ketaatan (maa-ilaat wa mumiilaat).”

Imam An Nawawi menjelaskan, ada tiga tafsiran mengenai maknanya. Pertama ialah perempuan yang tidak taat kepada Allah dan mengajarkan hal tercela. Kedua, wanita yang bergaya lenggak-lenggok layaknya wanita yang nakal. Adapun yang ketiga yakni wanita yang keluar rumah dengan memakai wewangian dan berjalan sambil menggoyangkan bahunya.


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.