Dinyinyiri Hater, Jakarta E-Prix 2022 Ternyata Beri Dampak Ekonomi Senilai Rp2,6 Triliun


banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id — Meski para Buzzer dan pembenci Anies Baswedan masih berupaya mendiskreditkan ajang Formula-e terlebih jelang Pemilu 2024, ternyata ajang tersebut mendapat nilai positif oleh ekonom dan peneliti.

Mereka menilai, perhelatan ajang balap internasional Jakarta E-Prix 2022 itu sangat berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) membeberkan data dampak pertumbuhan ekonomi penyelenggaraan balap tersebut senilai Rp2,638 triliun.

Hal itu diungkapkan pada diskusi publik dengan tema “Dampak Ekonomi Penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta,” pada Kamis (23/6/2022).

Ada pun dampak terhadap tambahan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB DKI) sebanyak Rp2,041 triliun dan dampak langsung sejumlah Rp597 miliar.

Penyelenggaraan Formula E yang merupakan ajang motosport internasional memiliki multiple impact seperti peningkatan PDB (pertumbuhan ekonomi) baik regional maupun nasional, peningkatan pertumbuhan bidang pariwisata dan sektor yang terkait dengan pariwisata, penyerapan tenaga kerja, ekonomi kreatif, UMKM dan lain-lain.

Kemudian, dalam diskusi tersebut, Ekonom Universitas Indonesia, Ninasapti Triaswati, mengungkapkan dampak ekonomi makro dari penyelenggaraan Formula E akan berskala besar yang berjangka panjang dan berkelanjutan.

“Inilah model makro yang di antaranya tentu ini beberapa yang saya lihat dampak ekonomi dari sebuah kegiatan yang sifatnya internasional. Skalanya besar dan berjangka panjang,” ungkapnya.(dbs)


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.