PDIP Diserang Hoaks, Megawati Disebut Tunjuk Sosok Ini sebagai Capres 2024


banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id — PDIP diserang berita hoaks. Upaya ini terjadi menjelang persiapan Pemilu 2024. Menggunakan media sosial, narasi miring soal Capres 2024 beredar.

Dalam video yang beredar di Facebook, menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menentukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dari partainya pada Pemilu Presiden 2024.

Bacaan Lainnya

Meskipun begitu, dalam video tidak ada suara Megawati yang menyatakan telah memutuskan capres dari partainya.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim menyebut Megawati menetapkan capres untuk Pemilu 2024 sambil menangis adalah hoaks.

 

Narasi yang beredar

Sebuah video yang menyebutkan bahwa Ganjar dipilih oleh Megawati sebagai calon presiden dari PDI-P dalam Pilpres 2024 disebarkan akun ini.

Dalam unggahan itu disebutkan, Megawati menyampaikan keputusan itu secara emosional.

“Sambil menahan tangis, Bu Mega umumkan Ganjar sebagai pilihan capresnya sekaligus pemecatan Trimed–,” bunyi keterangan itu.

Sementara, isi video berisi potongan-potongan gambar bergerak yang disajikan bergantian secara berulang, baik dengan bunyi asli atau dengan suara narator dilengkapi latar musik.

Video yang dimasukkan adalah potongan gambar bergerak Ganjar Pranowo, Megawati, dan sejumlah tokoh.

Tokoh yang terlihat antara lain Ketua DPP PDI-P Puan Maharani, serta politikus di luar PDI-P, yakni Menteri Pertahanan (Menhan) yang sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam video itu, tidak ada adegan saat Megawati menyampaikan telah menetapkan seorang capres dari partainya untuk Pilpres 2024.

Penelusuran Kompas.com Tim Cek Fakta Kompas.com berusaha menelusuri potongan gambar bergerak Megawati yang tengah menjelaskan sanksi yang ada dalam video tersebut menggunakan metode reverse image search pada Jumat (17/6/2022).

Hasil yang didapatkan, gambar tangkapan layar yang identik dengan sosok Megawati seperti yang tampak dalam video di atas, terdapat dalam berita di Suara.com pada 8 Januari 2022 dan Okezone.com yang tayang 30 September 2021.

Bisa dipastikan bahwa Megawati yang berpakaian merah dan hitam, dengan latar berbagai piala dan foto berbingkai itu sudah ada pada 2021.

Namun sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Hasto Kristiyanto telah menjelaskan sikap partainya terkait Pilpres 2024.

Dia menjelaskan, Megawati masih memiliki waktu sampai Agustus 2023 untuk menentukan siapa yang diusung PDI-P dalam Pilpres 2024 kelak, dan tidak terburu-buru dalam memutuskan nama.

Ganjar juga telah menyatakan bahwa dirinya tidak GR atau gede rasa terkait hasil survei Poltracking Indonesia, yang menempatkan dia lebih unggul dibandingkan nama-nama lain.

Survei dilakukan pada 16 hingga 22 Mei 2022, elektabilitas Ganjar tertinggi dengan angka 30,6 persen, disusul Prabowo Subianto 26,8 persen, dan Anies Baswedan 19,8 persen.

Survei yang dilakukan Saiful Mujani Research (SRC) juga memperlihatkan hasil yang tak jauh berbeda, yaitu Ganjar Pranowo 30,3 persen, Prabowo Subiatno 27,3 persen dan Anies Baswedan 22,6 persen.

Dalam berita lain pada 14 Juni 2022, Hasto juga menegaskan bahwa Megawati belum menyampaikan keputusannya terkait sosok yang diusung partai berlambang kepala banteng tersebut.

“Sehingga ketika tiba saatnya keputusan Ibu Mega menentukan capres-cawapres, kita sudah siapkan kekuatan dari pusat hingga ke daerah,” kata Hasto, dilansir dari Tribunnews.com.(dbs)


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.