Jauh dari Korupsi! Siapa Gubernur Termiskin di Indonesia? Sempat Menjadi Loper Koran


banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id — Di antara gubernur yang masih aktif menjabat, terdapat gubernur termiskin yang memiliki kekayaan di bawah rata-rata. Siapa sosok tersebut?

Nama Mahyeldi Ansharullah memang jarang sekali terekspos ke media massa. Padahal, sosok satu ini meraih berbagai penghargaan selama memimpin Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat.

Bacaan Lainnya

Sebut saja Government Award pada 2016 dan Best Government Officer dalam People of The Year 2020 yang diselenggarakan Metro TV.

Walau memiliki prestasi mentereng, Mahyeldi yang juga Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Sumbar ini justru dianggap sebagai gubernur termiskin di Indonesia.

Melansir laman palembang.tribunnews.com, simak kisah hidupnya berikut ini!

Gubernur Termiskin Indonesia Menjalani Masa Kecil yang Keras

Mahyeldi Ansharullah memiliki masa kecil yang cukup keras. Anak pertama dari tujuh bersaudara tersebut harus bekerja membantu sang ayah sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.

Ketika SMP, ia bahkan menjadi penopang ekonomi keluarga dengan berjualan setelah salat subuh. Tak hanya itu, alumni Universitas Andalas ini pun sempat bekerja sebagai loper koran.

Saat itulah, Mahyeldi mulai mendapatkan wawasan dan informasi yang lebih luas karena sering membaca buku di kios koran.

Selama SMA, ia menggeluti profesi sebagai penjual koran di pagi hari dan penjual kue di sore hari. Hasil kerja kerasnya selama di bangku sekolah ditabung untuk melanjutkan kuliah.

Perjuangan sebelum Masuk ke Dunia Politik

Lulus SMA, Mahyeldi melanjutkan studi di Program Studi Pembangunan Pedesaan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas.

Di sinilah, jiwa kepimpinannya mulai dikenal banyak orang. Pasalnya, ia kerap menggerakkan kegiatan-kegiatan dakwah yang diadakan di dalam dan di luar kampus.

Aktivitas dakwah ini juga yang mengantarkan Mahyeldi untuk bisa bergabung dengan Partai Keadilan Sejatahtera (PKS). Partai yang dipimpin oleh Ahmad Syaikhu ini adalah partai politik yang sering memotori aktivis dakwah di banyak kampus.

Setelah masuk partai, kehidupan Mahyeldi tidak langsung berubah. Sebelum terpilih menjadi anggota DPRD pada 2004, ia bekerja sebagai perakit kipas angin dan juga penceramah.

Dikenal sebagai Sosok Pemimpin Sederhana

Kehidupan keras yang Mahyeldi alami membuat dirinya tidak lupa akan asal-usulnya. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan santun.

Misalkan saja, Mahyeldi menolak menggunakan mobil dinas mewah saat ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatra Barat.

Soal kekayaan, harta yang dimiliki oleh Mahyeldi terbilang tidak terlalu besar untuk ukuran seorang gubernur.

Melansir laman elhkpn.kpk.go.id, pria kelahiran Bukittinggi itu memiliki kekayaan sebesar Rp7,59 miliar.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.