Penolakan Gerakan Santri Madura Terhadap UAS Dinilai Gertak Sambal, Syafari Tausiyah UAS Sukses


banner 800x800

banner 400x400

 

Hajinews.id – Soal isu penolakan dan peristiwa Beberapa hari lalu, tepatnya pada hari senin, 16/5/22, Ustadz Abdul Somad Batubara, dideportase oleh Pemerintah Singapura dengan alasan yang belum pasti, Rupanya mampu memupuk semangat warga madura untuk menyambut kedantangan UAS.

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu membuat publik Indonesia geram atas tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Singapura tersebut. Namun meski demikian, tidak membuat jadwal taisiyah Ustadz Abdul Somad terhenti.

Beberapa hari kedepan, Ustadz Abdul Somad, dijadwalkan akan mengisi tausiah di beberapa lokasi di Pulau Madura.

Maskipun sempat beredar surat aksi dengan massa 200 orang dalam rangka penolakan dari gerakan santri madura namun nampaknya tidak membuat warga madura surut semangatnya untuk menyambut UAS, terbukti di kabupaten Sumenep tepatnya di Pondok Pesantren Al Amin Parenduan malah di serbu oleh ribuan Warga Penggemar Usta Abdus Somad, sehingga sejumlah nitizen menganggap gerakan penolakan tersebut hanya sebatas gertak sambal. Karena nampaknya perjalanan acara tersebut berlangsung khidmat tanpa adanya pihak yang ngerecokin.

Untuk mengetahui jadwal safari atau tausiyah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Pulau Madura, mulai kemarin (Jum’at, 20/5/22 hingga Minggu 2022). Berikut daftarnya.

1. Jum’at, pukul 15.00-17.00 WIB, pengajian di Masjid Nur Muhammad Sumenep.

2. Jum’at, pukul 19.00-21.00 WIB, pengajian di PP. Al-Amien Prenduan, Sumenep.

3. Sabtu, Pukul 09.00-11.00 WIB, pengajian di PP. Mauidzul Amin Bunangkah, Pamekasan.

4. Sabtu, pukul 15.00-17.00 WIB, silaturahim di kediaman H. Shalehuddin, Pamekasan.

5. Sabtu, pukul 19.00-21.00 WIB, pengajian di PP. Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan.

6. Ahad, pukul 09.00-12.00 WIB, pengajian di Yayasan Al-Hamidy Pao Paleh Laok Ketapang Sampang.

7. Ahad, pukul 13.00-14.30 WIB, Pengajian di Al-Ihsan Jrenguan, Kec. Omben Sampang.

8. Ahad, pukul 19.00-21.00 WIB, pengajian di Pesantren Darul Hasan Arosbaya Bangkalan.

Dari deretan jadwal tersebut, UAS dipastikan bisa mengisi tausiyahnya dengan aman dan nyaman.

Hal itu diungkapkan oleh Ust. Munhari Bariel, salah satu panitia utama penyelenggara tabligh akbar di Madura.

Pihaknya meyakinkan bahwa kedatangan penceramah kondang tersebut akan disambut hangat oleh Masyarakat Madura, khususnya di delapan lokasi pengajian.

“InsyaAllah tidak ada masalah,” kata Munhari, sapaan akrabnya.

Sebelumnya memang beredar poster dari Gerakan Santri Madura yang menyatakan bahwa akan menolak kedatangan UAS.

“Walaupun sempat ada isu demo menolak kedatangan UAS ternyata itu hanya hoaxs, Alhamdulillah semua aman terkendali,” begitu yang disampaikan Ust. Munhari di VVIP Bandara Juanda Surabaya saat sedang menunggu kedatangan UAS.


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.