Kasihan Pembenci Anies Baswedan, Anak Buah Surya Paloh: Semakin Dihujat, Semakin Moncer!


banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id — Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Bestari Barus membenarkan meningkatnya serangan bermotif politik pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu terakhir.

Mantan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI itu menyatakan, meningkatnya serangan bermotif politik ternyata berbanding terbalik dengan popularitas Anies Baswedan di sejumlah survei.

Bacaan Lainnya

Kata dia, itu berarti serangan bermotif politik terhadap Anies Baswedan tak membuat masyarakat Indonesia membenci Anies. Anies justru dia nilai semakin dicintai rakyat.

“Semakin Anies dihujat, dikata-katain seperti yang sering kita baca, kita dengar bersama-sama justru membuat Anies semakin moncer. Itu anomalinya menurut saya. Artinya Anies justru makin dicintai,” katanya di Jakarta, dikutip dari wartaekonomi, Jumat (20/5/2022).

Dia mengungkapkan, belakangan ini, ada politikus yang menyebut Anies tak berbuat apa-apa di Jakarta. Tetapi pada kenyataannya, Anies terus melahirkan karya-karya besar bagi masa depan Jakarta. Karya-karya itu juga bisa dilihat oleh masyarakat Jakarta bahkan Indonesia.

“Ketika dikatakan orang bahwa Anies tidak berbuat apa-apa tapi kemudian surveinya, popularitasnya tinggi, ini menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian orang sehingga menjadikan apa saja alat menyerang Anies. Padahal Anies ya dia cuma satu saja prinsipnya, dia bekerja dan bekerja saja,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tingginya kesukaan masyarakat terhadap Anies Baswedan yang terpotret dalam survei-survei rupanya membuat sebagian orang panik. Apalagi isu Pencapresan Anies Baswedan juga terus menguat. Padahal, kata dia, saat ini Anies bukanlah tokoh atau bahkan kader partai politik tertentu.

“Bahkan kan Anies punya partai, situasi ini saja sudah menimbulkan kekhawatiran yang luar biasa bagi sebagian orang,” katanya.

Menurut dia, nama dan popularitas Anies Baswedan di waktu-waktu kedepan akan terus moncer. Sebab, kata dia, Anies telah menimbulkan ketakutan bagi sebagian orang yang merasa Anies adalah ancaman pada Pemilu Presiden 2024.

Dia mengibaratkan Anies bak pembalap tangguh yang ditakuti lawan tandingnya.

“(Anies) Ini pembalap tangguh tetapi yang tidak ada kendaraan politik, sedangkan yang begitu saja sudah ditakuti Bagaimana kalau Anies betul-betul dapat kendaraan politik, bisa lebih takut lagi,” ujarnya.


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.