Waduh! Bank Terbesar AS Mengaku Keliru, Ternyata Ekonomi Rusia Kuat Lawan Sanksi


banner 800x800

banner 400x400

Hajinews.id — Bank terbesar Amerika Serikat, JP Morgan Chase mengakui kekeliruan dugaannya soal ekonomi Rusia.

Dikutip Russia Today, Minggu (15/5/22), JP Morgan Chase mengumumkan, perekonomian Rusia tidak seperti yang diduga sebelumnya, ternyata ia lebih baik dalam menghadapi sanksi-sanksi Barat.

Bacaan Lainnya

JP Morgan Chase melaporkan, berdasarkan hasil survei seputar minat berbisnis di Rusia, tidak nampak resesi yang terlalu tajam di negara ini, oleh karena itu JP Morgan memprediksi akan terjadi pertumbuhan ekonomi.

Bank terbesar AS itu juga menyinggung beberapa indikator seperti frekuensi tinggi konsumsi listrik dan aliran keuangan di Rusia, yang menunjukkan perekonomian negara ini lebih baik dari yang diprediksi sebelumnya.

“Dengan demikian, data-data yang ada tidak menunjukkan adanya penurunan aktivitas secara tiba-tiba, minimal untuk saat ini,” ungkapnya.

JP Morgan Chase juga menganulir prediksi sebelumnya bahwa Produk Domestik Bruto, PDB Rusia untuk tiga bulan kedua tahun 2022 akan menurun 35 persen, dan akan menurun tujuh persen sepanjang tahun 2022.

“Kami berharap dampak sanksi akan terasa di Rusia pada musim-musim mendatang. Oleh karena itu sepertinya PDB Rusia akan menurun, tapi resesi tajam tidak akan terjadi,” pungkasnya.(dbs)


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.