Ustadz Abdul Somad: Ini Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Ustadz Abdul Somad

banner 800x800

banner 400x400
Hajinews.id – Kini tiba di pertengahan bulan Syawal 1443 Hijriyah bertepatan di bulan Mei 2022. Ustadz Abdul Somad menjelaskan keutamaan puasa Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada pertengahan bulan, tepatnya setiap tanggal 13, 14, dan 15 Hijriyah tiap bulannya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, 1 Syawal 1443 H ditetapkan pada Senin (2/5/2022). Sehingga puasa Ayyamul Bidh hari pertama di bulan Mei yakni Sabtu (14/5/2022) hari ini.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Mei 2022

  1. Puasa Ayyamul Bidh hari pertama: 14 Mei 2022 atau 13 Syawal 1443 H.
  2. Puasa Ayyamul Bidh hari kedua: 15 Mei 2022 atau 14 Syawal 1443 H.
  3. Puasa Ayyamul Bidh hari ke tiga: 16 Mei 2022 atau 15 Syawal 1443 H.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan ditinjau dari asal kata Ayyamul Bidh bermakna hari putih.

“Kenapa disebut hari putih, karena saat itu bulan sedang terang benderang menyinari bumi yang hitam seolah-olah menjadi putih karena cahaya terang benderang,” jelas Ustadz Abdul Somad dilansir dari kanal youtube Ilmu Berguna.

Ia mengibaratkan bumi yang hitam itu ibarat manusia yang memiliki banyak khilaf, salah, dosa, hitam dengan maksiat, dan ingin putih seputih cahaya maka dianjurkan berpuasa tiga hari pertengahan bulan Hijriyah.

Sebagaimana penjelasan itu, keutamaan puasa Ayyamul Bidh adalah dapat menghapus dosa membuat umat muslim meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Ustadz Abdul Somad mengimbau agar umat Islam dapat melaksanakan puasa sunnah di antaranya Ayyamul Bidh yang mana sebanyak tiga hari dalam sebulan.

Jika sanggup lebih banyak ada delapan hari dalam satu bulan yaitu puasa Senin Kamis.

“Bisa lebih banyak dari itu, puasa sehari, makan sehari, puasa lagi, makan lagi, puasa Nabi Daud. Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Nabi Daud As,” pungkas Ustadz Abdul Somad.

َوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA AYYAMI BIDH SUNNATAN LILLAHI TA’ALA

“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Sementara niat puasa qadha Ramadan di hari Ayyamul Bidh adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadh’I fardhi syahri Ramadhna lillahi ta‘ala.

Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Niat Puasa Senin Kamis

Niat Puasa Hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa’ala

Artinya:

Saya niat puasa pada hari Senin, sunat karena Allah Ta’aalaa.

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta’ala

Saya niat puasa pada hari Kamis, sunat karena Allah Ta’aalaa.

Niat Puasa Daud

Berikut bacaan Niat Puasa Daud:

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA DAAWUDA SUNNATAL LILLAHI TA’ALA

Artinya : “Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta’ala”

 

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.