Afwu, Shafhu, dan Mushafahat

Afwu dan Shafhu
Afwu dan Shafhu




Oleh: Kang Jarwo

Hajinews.id – Maaf atau memaafkan berasal dari kata bahasa Arab al afwu, yang berarti menghapus. Orang yang memaafkan menghapus luka berikut jejak dan bekasnya, yang ada dan masih tersimpan di hati, akibat sikap dan perbuatan orang lain.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Al afwu, bertaut pula dengan kata al shafhu, yang berarti kelapangan. Sebab, orang hanya bisa memaafkan, bila memiliki kelapangan hati untuk menerima serta menampung segala sikap dan perbuatan yang menyinggung maupun melukai dirinya. Seumpama langit yang memiliki keluasan menerima mendung yang hitam pekat.

Nantinya, dari kata shafhu terbentuk kata shafhat yang berarti halaman atau lembaran. Sebab, orang yang memaafkan seperti orang yang membuka lembaran baru dalam hidupnya. Terlepas sepenuhnya dari beban, perih, dan dendam. Secara simbolik, ketika lebaran, lembaran baru tersebut ditandai dengan berjabat tangan antara yang memaafkan dan yang meminta maaf. Dalam bahasa Arab, berjabat tangan disebut mushafahat, yang tentu saja, terbentuk dari kata shafhat.

Karena orang yang memaafkan berarti menghapus segala kesalahan dan kekhilafan orang lain, sekaligus membuka lembaran baru dalam hidupnya, maka kemudian, terbuka lebar pintu untuk berbuat baik kepada orang yang ia beri maaf. Perbuatan yang demikian adalah tindakan ihsan, yang diganjar Allah dengan pahala tanpa batas.

“Dan balasan suatu kejahatan adalah balasan yang setimpal. Tetapi, barang siapa memaafkan dan [diikuti dengan] berbuat baik [kepada orang yang berbuat jahat terhadap dirinya], maka pahalanya dari Allah. Dia tidak menyukai orang-orang yang berbuat zalim.” [QS. 42 : 40]

Taqabbalallahu minna wa minkum kullu ‘aam wa antum bikhair. Mohon maaf lahir dan batin.

Salam teduh,

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.