Mendekati Musim Haji Tahun 2022, Kerajinan Tasbih Kayu Banyak Diburu

Kerajinan Tasbih Kayu Banyak Diburu
Kerajinan Tasbih Kayu Banyak Diburu




Hajinews.id – Kembali dibukanya ibadah Haji membuat antusiasme bagi banyak orang.

Bukan hanya Jamaah Haji saja, namun juga bagi para perajin tasbih.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Para perajin tasbih sempat terpuruk dan sepi pesanan karena pandemi covid-19 sejak awal tahun 2020.

Namun kini perajin tasbih bisa kembali bangkit dan bergeliat dengan dibukanya ibadah Haji kembali.

Salah satu daerah yang terkenal dengan perajin tasbih yaitu Kabupaten Jember Jawa Timur.

Pasalnya banyak pesanan datang dari calon Jamaah Haji yang akan berangkat tahun ini.

Melansir KompasTV, sentra kerajinan tasbih itu berada di Desa Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.

Saking ramainya pesanan, para perajin banyak sempat menutup pemesanan tasbih.

Karena kekurangan bahan baku kayu dan juga pekerja pembuat tasbih.

Seorang perajin tasbih, Imron Pribadi terpaksa menutup pemesanan karena meningkat di luar perkiraan.

Imron menggunakan bahan kayu kopi, wali kukung dan mahoni untuk dibuat tasbih.

Ketiga bahan kayu tersebut memang dinilai ringan namun kuat.

Pesanan datang tak hanya dari pasar lokal, namun juga dari Dubai, Mesir, Arab Saudi hingga Turki.

Tasbih dijual dengan harga Rp 1.500 per buah untuk pembelian dalam jumlah besar.

Sementara pembelian dalam jumlah kecil atau eceran harganya Rp 5 ribu per buah.

Tak hanya dipesan secara online, pelanggan juga banyak yang datang langsung ke rumah produksi.

Tujuannya agar lebih leluasa dalam memilih jenis dan ragam tasbih sesuai keinginan.

Meski sentra perajin tasbih kayu sempat terpuruk akibat pandemi, namun kini kembali bergeliat seiring dibukanya ibadah Haji oleh Pemerintah Arab Saudi.

 

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.