Hikmah Pagi : 7 Kriteria Istri yang Jadi Penolong Suami di Akhirat


banner 800x800

banner 400x400

 

 

Bacaan Lainnya

 

Hajinews.id – Istri adalah pendamping hidup bagi suami. Tak hanya menemani suami dalam menjalani hidupnya, peran seorang istri mampu membuat kehidupan suaminya menjadi lebih baik, bahkan kebaikannya bisa membawa mereka ke surga bersama.

Sebagai istri yang salihah lagi baik, istri tentu tidak akan membiarkan suaminya terjebak di dalam dosa dan keburukan dunia yang dapat mengantarnya ke neraka. Maka dari itu, penting untuk tahu bagaimana ciri-ciri dari istri yang mampu menjadi penolong suami di akhirat kelak.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa kriteria istri yang jadi penolong suami di akhirat.

1. Punya pengetahuan agama yang cukup

Seorang istri yang mampu menjadi penolong untuk hidup suami di dunia dan akhirat kelak ialah istri yang mempunyai pengetahuan agama yang cukup.

Pengetahuannya ini berguna untuk mengetahui mana yang benar atau baik, termasuk mana yang tercela atau salah. Dengan demikian, pengetahuan agama yang cukup juga mampu mendekatkan seorang istri dengan Allah SWT.

2. Senantiasa untuk mengingatkan suami

Istri yang salihah dan memiliki ilmu dan pengetahuan agama yang cukup, hendaknya memberikan cahaya bagi suami. Ada kalanya mungkin suami melampaui batas dan harus diingatkan.

Kewajiban seorang istri maupun suami ialah saling menjaga dengan mengingatkan hal-hal yang harus diperbaiki agar terhindar dari dosa-dosa. Tidak hanya menolong dirinya sendiri, seorang istri yang demikian juga mampu menolong suami di akhirat nanti.

3. Menutup aurat dan menjaga diri sendiri

Sebagai seorang yang tahu mana yang benar dan salah dari pengetahuan agama yang cukup, maka istri seharusnya tahu bahwa menutup aurat adalah suatu kewajiban yang harus dipatuhi.

Istri yang mampu menjadi penolong bagi suami di akhirat ialah istri yang tidak hanya mengetahui dan mendapatkan ilmu-ilmu agama, melainkan juga mengamalkannya untuk kebaikan diri sendiri.

Dengan menutup aurat dan menjaga dirinya sendiri sebaik mungkin, maka istri telah memuliakan suaminya.

4. Memiliki banyak bekal ilmu untuk hidup

Tidak hanya ilmu agama, seorang istri juga bisa menjadi penolong suami di akhirat dengan bekal ilmu untuk hidup yang dimilikinya.

Istri yang baik tentunya ialah seorang yang tabah dan sabar dalam menghadapi berbagai persoalan dalam hidup, serta ulet dalam menjalani lika-liku kehidupan.

Istri yang demikian ialah istri yang mampu membawa kebaikan hidup bagi suami dan keluarganya.

5. Bersedia taat pada suami dalam hal baik

Taat kepada suami dalam hal kebaikan adalah suatu kewajiban. Apabila seorang istri tidak bersedia untuk taat kepada perintah-perintah baik suami, maka ia telah menjadi istri yang durhaka.

Istri yang durhaka berarti tidak bisa menjadi penolong suaminya karena ia sendiri tidak menolong dirinya sendiri. Hubungan suami-istri yang demikian hanya akan mengarah pada pertikaian dalam pernikahan.

6. Berusaha menyenangkan hatinya suami

Agar suami tak mendapatkan dosa-dosa karena amarah suami akibat istri, maka istri harus menjadi orang yang berusaha menyenangkan hati suami.

Cara menyenangkan hati suami pun beragam, mulai dari berhias diri, memberikan kalimat-kalimat yang menyejukkan hati, serta memberikan perhatian-perhatian yang berarti bagi suami. Hati suami yang tenang akan lebih terhindar dari dosa-dosa seperti amarah dan sakti hati karena istri.

7. Menjaga kehormatan dan harta suami

Nama baik suami menjadi hal yang harus dijaga oleh istri. Istri yang menceritakan keburukan suami dan keluarganya, maka ia termasuk ke dalam istri yang durhaka. Nama adalah lambang kebaikan dan kehormatan suami, sehingga ia harus dipelihara dari berbagai macam label negatif.

Tak hanya nama baik, harta suami juga harus dipelihara sebaik mungkin. Harta yang tak digunakan dalam hal kebaikan, maka ia hanya akan mendatangkan mudarat bahkan hingga dosa. Hal ini harus dijaga oleh istri, meski ia sedang tak berada di dekat suami.

Itulah beberapa kriteria istri yang jadi penolong suami di akhirat. Hal yang perlu diingat bahwa untuk bisa menolong suami, maka istri harus bisa menolong dirinya sendiri juga.

 

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.