Arab Saudi: Wanita di Atas 45 Tahun Bisa Umrah Tanpa Mahram

Wanita di Atas 45 Tahun Bisa Umrah Tanpa Mahram
Wanita Arab Saudi jalani Umrah Tanpa Mahram




“Selama ini perempuan hanya diperbolehkan datang dengan rombongan perempuan  saat menunaikan umrah atau haji, atau dengan mahram.” 

Hajinews.id Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengumumkan bahwa wanita di atas usia 45 tahun akan diizinkan untuk melakukan umrah tanpa didampingi oleh wali laki-laki, atau yang dikenal sebagai mahram.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Pengumuman itu datang pada Selasa (29/3), dan menjadi yang pertama bagi kerajaan untuk membuka diri bagi wanita Muslim di seluruh dunia yang ingin melakukan umrah di Masjidil Haram di Makkah.

“Selama ini perempuan hanya diperbolehkan datang dengan rombongan perempuan saat menunaikan umrah atau haji, atau dengan mahram.”

“Seiring dengan terbukanya kerajaan, aturan sekarang berubah dan ini akan membuat banyak wanita Muslim bahagia karena memudahkan aturan dan tekanan pada mereka yang datang ke sini,” kata seorang agen perjalanan di Jeddah.

Langkah baru Saudi ini disambut baik oleh Donna Mohammed, warga negara Indonesia yang tinggal di kerajaan. Menurut Donna, perubahan ini nantinya juga akan menghemat uang bagi banyak keluarga.

“Biasanya mereka harus membawa anak laki-laki, atau saudara laki-laki jika mereka janda atau jika suami mereka tidak bisa bepergian.”

“Itu membuat para wanita (harus) membayar dari kantong mereka hanya agar anggota keluarga laki-laki dapat menemani mereka. Ini menggandakan biaya perjalanan dan menghabiskan uang karena Anda juga membayar mahram.”

“Saya pikir ini bagus untuk wanita yang lebih tua terutama yang tidak memiliki sarana atau ketersediaan mahram,” ujar Donna, seperti dikutip dari Gulf News.

Langkah serupa untuk mempermudah para muslimah juga sempat dilakukan Saudi pada Haji tahun lalu. Saat itu, pihak berwenang Saudi mengumumkan bahwa perempuan akan diizinkan untuk melakukan ibadah haji tanpa kerabat laki-laki.

Pada Juni tahun lalu, negara itu mengumumkan bahwa wanita Saudi ‘dapat hidup sendiri tanpa memerlukan persetujuan’ dari mahram, setelah amandemen hukum baru disetujui kerajaan.

Kerajaan juga kini melonggarkan pembatasan Covid-19. Mereka bahkan membuka perbatasannya bagi peziarah yang tidak divaksin untuk melakukan umrah dan salat di Dua Masjid Suci. Namun, ini tetap dengan syarat jika para peziarah tidak terinfeksi Covid-19 dan melakukan kontak dengan orang yang memiliki penyakit tersebut.

Para peziarah sekarang bisa memesan slot umrah melalui aplikasi Eatmarna sebelum bepergian ke kerajaan.[]

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.