Ustadz Khalid Basalamah: Ibadah yang Paling Besar Pahalanya, Allah Sendiri yang Membalas Langsung

Ibadah yang Paling Besar Pahalanya
Ustadz Khalid Basalamah




Hajinews.id – Allah menciptakan manusia dengan tujuan utama untuk beribadah kepadaNya.

Bahkan, hal ini dijelaskan di dalam Al-Qur’an bahwa manusia diciptakan untuk beribadah.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Sebagai orang yang beriman tentu harus melakukan ibadah dengan baik agar mendapatkan pahala dan balasan terbaik di sisi Allah.

Dari sekian banyak ibadah seperti sholat, membaca Al-Qur’an, haji, zakat, dan lain-lain, ada satu ibadah yang pahalanya sangat besar.

Ibadah apa yang dimaksud?

“Puasa itu ibadah yang paling besar pahalanya,” kata Ustadz Khalid Basalamah dilansir dari kanal Youtube Lampu Islam dari video tanggal 2 September 2016.

Dari sisi pahala, puasa adalah ibadah yang paling besar pahalanya dibandingkan sholat, naik haji, berbakti kepada orang tua, dll.

Memang benar bahwa sholat adalah amal yang pertama kali dihisab kelak di akhirat.

Tetapi dari sisi pahala tidak ada yang mengalahkan puasa.

Di dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa semua amal ibadah anak Adam adalah miliknya, sudah ditentukan kadar pahalanya.

Jika amal tersebut dilakukan dengan lebih khusyu’, lebih ikhlas maka 1 pahala bisa menjadi 10 kali lipat bahkan 700 kali lipat.

Namun, Allah SWT berfirman di dalam sebuah hadits bahwa puasa adalah ibadah milik Allah dan Allah langsung yang akan membalasnya langsung.

Mengapa pahala puasa adalah ibadah yang pahalanya paling besar?

Karena seseorang harus meninggalkan syahwatnya, makanannya, minumannya semata-mata karena Allah.

Bagi orang yang berpuasa, Allah menyiapkan dua kegembiraan. Apa saja kegembiraan tersebut?

Kegembiraan pada saat dia sedang berpuasa, berbuka puasa karena hausnya hilang dan kegembiraan pada saat bertemu dengan tuhannya.

Bau mulutnya orang yang sedang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau kasturi.

Allah menilai bau mulut seseorang yang berpuasa karena tidak makan, tidak minum, di sisi Allah dinilai lebih wangi atau harum daripada bau kasturi.

Sebagian ulama menjelaskan maksud dari keterangan tersebut adalah Allah akan memberikan kelebihan orang-orang yang berpuasa di hari kiamat nanti di surga, setiap berbicara maka akan keluar bau yang lebih wangi dari bau kasturi. [jmbr]

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.