Penting! 5 Fakta Diet Vegetarian dalam Pandangan Islam dan Medis





Hajinews.id — Banyak orang yang menjalani diet vegetarian dengan alasan demi kesehatan atau menjaga tubuh tetap langsing. Lantas, bagaimanakah pandangan Islam dan medis mengenai diet ini?

Diet vegetarian adalah pola makan yang mengharuskan seseorang hanya mengonsumsi makanan berbahan nabati dan menghindari makanan berbahan hewani.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Diet vegetarian ini acap kali dikaitkan dengan manfaat kesehatan. Beberapa efeknya adalah dapat mendetoks tubuh, memperlancar sistem pencernaan dan menurunkan berat badan.

Jika mengikuti pola makan Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan pola makan sehatnya, maka diet vegetarian disebut bertentangan dengan ajaran Islam. Dikutip detikfood, inilah beberapa alasannya;

1. Anjuran Makan Daging ada di Al-Qur’an

Allah SWT menganjurkan hambanya untuk mengonsumsi hewan. Anjuran itu tertulis dalam Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 141-142 yang berbunyi:

“…. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih,”

“Makanlah dari rizki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu,”.

Hal ini juga pernah dibahas oleh dr Zaidul Akbar melalui channel YouTubenya (04/12/20). Menurutnya, dalam ajaran Islam tidak ada diet vegetarian.

“Vegetarian itu gak ada. Ya buat apa Allah SWT menciptakan, bahkan ada surah Al-An’am yang artinya binatang ternak,” tutur dr Zaidul Akbar.

2. Nabi Muhammad SAW Gemar Makan Daging

Nabi Muhammad SAW dikenal dengan pola makan sehatnya. Bahkan semasa hidupnya, beliau hanya merasakan sakit dua kali. Itu semua berkat pola makan sehatnya.

Dalam pola makannya, Nabi Muhamamd SAW gemar mengonsumsi daging, tepatnya daging kambing bagian paha. Seperti yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkat Abu Hurairah r.a.

“Suatu ketika dihidangkan ke hadapan Rasulullah SAW semangkok bubur dan daging. Maka beliau mengambil bagian paha (dari daging tersebut). Dan bagian itulah yang paling disenangi Nabi Muhammad SAW,” (HR. Muslim).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.