Ngeri! Israel dalam Ancaman Gempa Bumi Besar





Hajinews.id — Diperkirakan sekitar 10.000 orang di kota utara Beit She’an akan terbunuh jika terjadi gempa bumi besar di Israel, menurut penilaian pemerintah yang diungkapkan walikota kota wilayah itu pada hari Minggu (23/1) lalu.

Walikota Jacky Levy mengatakan kepada Radio Angkatan Darat Israel bahwa dia diberitahu pada tahun 2005 bahwa jika gempa bumi besar menyerang garis patahan Suriah-Afrika, Beit Shean akan sangat rusak. Dengan kedekatannya dengan retakan dan rendahnya standar bangunan dan rumah di kota itu, korban bisa menjadi sekitar 20.000 orang.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Levy, mantan anggota DPR dari Partai Likud, berbicara pada Minggu malam setelah dua gempa bumi yang mengguncang negara itu dalam rentang waktu sekitar 12 jam. Survei Geologi Israel mengatakan bahwa gempa berkekuatan 3,7 melanda pada Sabtu malam pukul 11:36, dengan pusat gempa sekitar 19 kilometer timur laut Beit She’an.

Beberapa jam kemudian, sekitar tengah hari pada hari Minggu, gempa berkekuatan 3,5 yang berpusat di dekat kota Tiberias kembali terjadi.

“Semua orang tahu bahwa akan ada gempa bumi tetapi tidak ada yang melakukan apa-apa,” kata Levy kepada Radio Angkatan Darat. “Negara Israel tidak tahu bagaimana menangani gempa bumi dan jumlah korban akan menggila.”

Levy mengatakan bahwa ketika ia menjabat sebagai wakil menteri konstruksi antara 2015 dan 2018, sebuah rencana telah ditempatkan di hadapan kabinet yang seharusnya melihat investasi NIS 5 miliar untuk memperkuat bangunan di hotspot seperti Beit Shean, Safed dan Tiberas, semua kota di sepanjang garis patahan Suriah-Afrika. Uang itu, kata dia, tidak pernah dialokasikan.

“Solusinya adalah tindakan dan bukan hanya berbicara. Kami membutuhkan anggaran segera untuk memperkuat bangunan yang bisa runtuh,” katanya.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.