Inilah Penyebab Penyakit Liver dan Kenali Gejalanya

Penyebab Penyakit Liver
Penyebab Penyakit Liver




Hajinews.idPenyakit liver (penyakit hati) adalah gangguan pada fungsi maupun fisiologis organ hati.

Liver atau hati berada tepat di bagian bawah tulang rusuk pada sisi kanan perut Anda.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Organ ini terdiri dari dua bagian, yaitu lobus kiri dan lobus kanan.

Organ hati berukuran menyerupai bola yang bekerja paling keras dalam tubuh.

Pasalnya, hati berperan penting dalam proses pencernaan, menyingkirkan zat beracun dari dalam tubuh, dan menyimpan energi cadangan.

Gangguan fungsi hati dapat disebabkan oleh banyak hal.

Penyebab sakit liver bisa diawali oleh infeksi virus maupun penyalahgunaan alkohol, seperti konsumsi alkohol berlebihan.

Obesitas juga memiliki hubungan erat dengan penyakit hati.

Seiring berjalannya waktu, kerusakan dapat menyebabkan luka pada jaringan hati.

Kondisi yang disebut sirosis hati ini dapat menyebabkan gagal hati dan mengancam nyawa.

Penyebab penyakit liver bisa berasal dari infeksi oleh parasit dan virus.

Hingga saat ini dikenal 8 jenis virus hati, dan virus yang paling jahat adalah virus Hepatitis B (HVB) dan Hepatitis C (HCV).

Sedangkan ujung dari hepatitis adalah cirrhosis.

Liver yang cirrhosis selnya berubah menjadi jaringan ikat tidak bisa pulih atau normal lagi, sehingga menurun fungsinya.

Lain halnya jika cirrhosis-nya pada seluruh bagian liver bisa menyebabkan liver lumpuh dan berakhir dengan gagal liver.

Umumnya, penyakit liver, terutama pada tahap awal, tidak menunjukkan tanda dan gejala yang kentara.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kerusakan hati bisa ditandai dengan kondisi tertentu.

Berikut ini sejumlah ciri-ciri penyakit liver yang perlu Anda waspadai.

Pasalnya, semakin cepat gangguan fungsi hati ditangani, semakin besar peluang kesembuhan yang dimiliki.

1. Penyakit kuning

Salah satu gejala umum dari sakit liver yaitu penyakit kuning atau jaundice.

Penyakit kuning merupakan kondisi ketika selaput mata dan kulit menjadi berwarna kuning.

Hal ini terjadi ketika kadar pigmen empedu (bilirubin) meningkat drastis dalam darah.

Kadar bilirubin yang tinggi dapat dipicu oleh peradangan, masalah pada sel hati, hingga penyumbatan saluran empedu.

Selain itu, penyakit kuning juga bisa disebabkan oleh kerusakan sel darah merah dan hal ini cenderung terjadi pada bayi yang baru lahir.

Itu sebabnya, penyakit kuning sering menjadi ciri-ciri sakit liver yang pertama dan terkadang menjadi satu-satunya tanda dari penyakit ini.

2. Nyeri perut bagian atas

Ada banyak penyakit yang dapat memicu rasa sakit pada bagian atas, salah satunya penyakit liver.

Nyeri perut bagian atas merupakan gejala yang paling sering dialami oleh pasien sakit liver karena letak organ hati yang berada di sekitar area tersebut.

Meski tidak terlalu sering memicu rasa sakit, ada beberapa jenis penyakit liver yang menjadi dalang dari nyeri perut ini, yakni:

  • abses, nanah yang berkumpul di sekitar hati memicu rasa sakit
  • penyakit hepatitis dan memicu rasa sakit pada perut bagian atas
  • hepatitis alkoholik akibat konsumsi alkohol terlalu banyak merusak hati dan menyebabkan rasa sakit
  • pembesaran hati akibat kanker yang dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman pada perut.

Bila rasa sakit pada perut disertai dengan menguningnya kulit dan selaput mata, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

3. Kelelahan

Kelelahan merupakan gejala umum yang sering dialami oleh pasien sakit liver, terutama penyakit hepatitis, baik akibat dari virus maupun konsumsi berlebihan.

Namun, rasa lelah yang dialami tidak bisa menjadi pertanda tingkat keparahan dari penyakit hati.

Hal ini dikarenakan gejala penyakit hati ini tidak dialami oleh semua orang.

Beberapa pasien penyakit liver mungkin sangat merasa lelah, sedangkan lainnya tidak merasakan hal yang sama.

Selain itu, kelelahan bisa dikaitkan dengan masalah kesehatan lainnya, seperti anemia dan pola makan buruk.

Hal ini membuat dokter sulit menentukan apakah kelelahan yang dialami disebabkan oleh penyakit hati atau masalah kesehatan lainnya.

4. Perut bengkak

Beberapa dari Anda mungkin merasa bahwa perut yang bengkak atau bunci disebabkan oleh terlalu banyak makan.

Faktanya, perut yang bengkak bisa menjadi salah satu ciri-ciri dari penyakit liver.

Hal ini dikarenakan perut bengkak dapat disebabkan oleh asites.

Kondisi asites yaitu penumpukan cairan pada rongga perut akibat kebocoran cairan dari hati dan usus.

Kondisi ini sering menjadi gejala penyakit liver dan dapat memicu perut bengkak.

Selain itu, perut bengkak juga terkadang menyebabkan rasa nyeri dan sesak napas.

Namun, perlu diingat bahwa kondisi juga bisa menjadi salah satu tanda-tanda dari masalah kesehatan lainnya, sehingga tidak bisa selalu disebabkan oleh sakit liver.

5. Warna urine berubah menjadi gelap

Bila Anda menjumpai warna urine berubah menjadi gelap atau kecoklatan, ada kemungkinan hal tersebut adalah gejala dari sakit liver.

Mengapa demikian?

Perubahan warna urine menjadi gelap sering terjadi akibat adanya bilirubin atau mioglobin pada urine.

Bilirubin senyawa yang memecah hemoglobin dan senyawa lainnya.

Umumnya, hati akan mencerna bilirubin dan mengirimkannya ke saluran empedu.

Dari saluran empedu, bilirubin akan masuk ke usus kecil atau disimpan di kantong empedu.

Bila hati mengalami peradangan, rusak, atau saluran empedu tersumbat, bilirubin tidak dapat keluar dari hati.

Akibatnya, kadar bilirubin dalam darah pun meningkat dan keluar dari ginjal.

Itu sebabnya, orang yang mengalami hepatitis atau sirosis sering ditandai dengan warna urine yang gelap.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.