Demi Bayar Utang Puluhan Triliun, 5 Jalan Tol Ini akan Dijual Waskita Karya


banner 800x800

banner 400x400

 

 

Bacaan Lainnya

Jakarta, Hajinews.id – Sebanyak lima jalan tol dijual oleh PT Waskita Karya Tbk. pada 2022 ini untuk mendivestasikan bisnis perusahaan tersebut menyusul beban utang yang cukup tinggi.

Direktur Utama Waskita Karta (WSKT) Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa divestasi jalan tol adalah bagian dari restrukturisasi.

Dilansir cnbcindonesia, utang Waskita Karya mencapai hingga puluhan triliun. Perusahaan investasi jalan tol ini akan mendivestasikan seluruh aset jalan tol hingga 2026. Pada 2022, setidaknya ada lima jalan tol Waskita yang akan dijual ke investor.

“Waskita secara keseluruhan kan sekarang dalam perbaikan financial dengan masa restrukturisasi, sudah dilaksanakan [dan] diharapkan pada 2026 akan selesai,” ujar Destiawan melansir okezone.com.

Dalam proses restrukturisasi tersebut, kata dia, salah satu di antaranya adalah divestasi jalan-jalan tol.

Berikut daftar jalan tol yang akan dijual Waskita Karya.

1. Tol Cimanggis-Cibitung

2. Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocim)

3. Depok-Antasari (Desari)

4. Trans Jawa

5. Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu)

Sebelumnya, perusahaan pelat merah itu sudah mendivestasikan 6 ruas tol. Melansir sindonews.com, beberapa di antaranya adalah Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Semarang-Batang (JSB), Cinere-Serpong, dan Cibitung-Cilincing.

Saat ini, Waskita masih memiliki 13 ruas tol dan 7 ruas lainnya masih pada tahap konstruksi.

“Karena Waskita mempunyai 19, sudah didivestasi 6, sekarang masih ada 13. Dan harus diselesaikan konstruksinya masih ada 7 dan didanai PMN termasuk Becakayu ini,” katanya.

Hasil Penjualan untuk Bayar Utang

Hasil penjualan tol tersebut nantinya akan digunakan untuk untuk membayar kewajiban perusahaan pada kreditur.Menurut Kontan, Waskita Karya memiliki utang dengan total Rp89,73 triliun.Adapun jumlah aset WSKT tercatat senilai Rp105,34 triliun.

“Kalau itu sudah selesai semua, kami bisa ditawarkan kepada investor untuk menyelesaikan kewajiban-kewajiban kepada kreditur. Dan ini akan mempengaruhi beban keuangan waskita dan diharapkan akan mengembalikan Waskita dalam performa yang lebih baik,” katanya.

Dalam perkembangan terbaru, Waskita menargetkan Rp1,7 trilun dari divestasi Tol Cimanggis-Cibitung. Hal ini menyusul penandatangan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) dilakukan dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.