Hikmah Malam : Kisah Kematian Tragis Abu Lahab, Paman Rasulullah yang Sangat Membenci Islam

banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


Hajinews.id – Nabi Muhammad SAW merupakan nabi dan rasul terakhir yang lahir pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal atau bertepatan dengan 29 Agustus 580 Masehi di Makkah. Beliau memiliki empat orang paman yang nasibnya berbeda-beda.

Paman Rasulullah SAW bernama Hamzah bin Abdul Muthalib dan Al-Abbas bin Abdul Muthalib RA sudah memeluk Islam dan beriman kepada Allah dan Rasulullah SAW. Sedangkan Abu Thalib bin Abdul Muthalib tidak memeluk Islam. Meskipun begitu, tetapi ia senantiasa menyayangi, merawat, melindungi, menjaga dan tidak menentang ajaran Rasulullah SAW.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Sedangkan paman Rasulullah SAW yang terakhir yaitu Abu Lahab. Ia dikenal orang yang sangat menentang dakwah Rasulullah SAW, bahkan selalu berniat mencelakai beliau. Sosok paman Nabi yang satu ini memiliki nama asli Abdul Uzza bin Abdul Muthalib. Akan tetapi, karena kekafiran dan perilakunya yang melampaui batas, ia kemudian mendapat nama yang berarti api.

Dalam beberapa keterangan, diceritakan bahwa Abu Lahab merupakan sosok yang memiliki paras rupawan. Ia juga memiliki kecerdasan tingkat tinggi, kekayaan yang melimpah, dan jabatan terpandang di kalangan suku Quraisy.

Begitu juga dengan pendapat beberapa ulama ahli tafsir yang mengatakan bahwa kebencian Abu Lahab tersebut merupakan imbas dari persaingan dengan Abu Thalib karena menjadi kepala Bani Hasyim dan melindungi Rasulullah SAW. Sebab Abu Lahab merasa dirinya yang lebih pantas sehingga terjadi perebutan jabatan dan membuat benci terhadap Rasulullah SAW.

Sebagai pebisnis yang sukses, kekayaan yang dimiliki Abu Lahab pun tidak perlu ditanyakan lagi. Karena itulah harta yang dimiliki Abu Lahab kian melimpah di mana-mana.

Dalam perjalanan hidupnya, Abu Lahab memiliki istri yang bernama Ummu Jamil Aura’. Ternyata sang istri turut membenci Rasulullah SAW. Seperti pada suatu ketika, ia pernah meletakkan duri dan kayu di jalan yang biasa dilalui Rasulullah SAW dengan tujuan untuk mencelakainya.

Karena perangainya yang keterlaluan terhadap keponakannya sendiri, kisah Ummu Jamil Aura’ diabadikan Allah dalam Surah Al-Masad dengan julukan sebagai perempuan pembawa kayu bakar.

Kemudian hingga akhir hayatnya, Abu Lahab harus meninggal dalam keadaan kafir dengan kondisi yang memprihatinkan. Diketahui, ia mengidap penyakit kulit (bisul) di sekujur tubuhnya yang membuat orang-orang di sekitarnya merasa enggan mengurus jasadnya.

Lebih mirisnya lagi, jenazah Abu Lahab sempat terlantar selama tiga hari sebelum akhirnya pihak keluarga menguburkannya dengan cara yang tidak lazim. Tubuh Abu Lahab lantas dimasukkan ke dalam lubang tanah dengan cara didorong menggunakan kayu lalu jasadnya dilempari batu kerikil hingga terpendam.

Kesimpulan dari kisah di atas bahwasanya beberapa hikmah bahwa kecerdasan, harta, takhta harus dimanfaatkan dalam kebaikan bukan malah mendatangkan kekafiran. Wallahu A’lam Bishawab.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *