Ustadz Adi Hidayat: Jangan Mengakhiri Salat dengan Tahiyat Seperti Ini, Salat Batal dan Harus Diulang Kata 

Jangan Mengakhiri Salat dengan Tahiyat Seperti Ini
Ustadz Adi Hidayat
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


Hajinews.id – Sosok Ustadz Adi Hidayat kali ini menjelaskan tentang bacaan tahiyat saat Salat.

Ternyata ada satu bacaan tahiyat yang justru akan membatalkan Salat, sehingga seseorang harus mengulanginya lagi.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Penjelasan Ustadz Adi Hidayat ini sesuai dengan sebuah riwayat di zaman Nabi Muhammad, sehingga tak perlu diragukan kebenarannya.

Dilansir dari video yang diunggah kanal YouTube Khilafah Islamiyah pada Sabtu, 9 September 2017 menjelaskan tentang hal tersebut.

Seburuk-buruknya seorang muslim, tetap memiliki kewajiban Salat fardhu agar tidak mendapat dosa besar.

Bisa saja melalui Salat yang telah dikerjakan itu, Allah memberikan hidayah sehingga perilakunya bisa berubah.

Ibadah ini merupakan kewajiban umat Islam di seluruh dunia, sehingga bila sengaja ditinggalkan hukumnya dosa besar.

Selain mengerjakan Salat fardhu  seseorang juga sangat dianjurkan menunaikan yang sunnah.

Misalnya seperti dhuha, tahajud, rawatib, dan yang lain. Hal itu bisa menambah pahala yang dimiliki.

Tentu saja pahala tersebut akan sangat bermanfaat ketika seseorang menghadapi hisab di hari pembangkitan kelak.

Pahala Salat sunnah tidak kalah dengan yang wajib, sehingga rugi bila ditinggalkan begitu saja.

Namun, seseorang harus memiliki pengetahuan yang cukup, agar bisa mengerjakan ibadah tersebut.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, Nabi Muhammad sangat ketat mengenai tata cara menunaikan Salat.

Bahkan, Rasul akhir zaman itu meminta umatnya untuk Salat mengikuti cara yang dicontohkannya.

Salah satunya mengenai tahiyat akhir. Ada satu hal yang membuat seseorang harus mengulang karena dianggap batal.

Kata Dai asal Pandeglang, Banten itu seseorang harus batal salatnya bila membaca tahiyat tanpa diakhiri dengan salam ke kanan.

Hal itu karena salam ke kanan merupakan rukun dan sudah disepakati oleh ulama di seluruh dunia.

“Di sini para ulama menyampaikan, salam ke kanan itu sebagai rukun dari Salat, karena itu sifatnya wajib,” tegasnya.

Maka, bila seseorang langsung pergi begitu saja tanpa salam ke kanan wajib mengulanginya lagi. Sementata salam ke kiri itu hukumnya sunnah.

“Jadi kalau misalnya anda Salat tidak salam, langsung pergi begitu saja tidak mengucapkan ‘assalamualaikum’ maka batal mesti diulang,” ungkap Ustadz Adi Hidayat. [jmbr]

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *