Kasus Ferdinand Hutahaean Adalah Penodaan Agama, Jangan Alihkan Ke Delik Lainnya !

Kasus Ferdinand Hutahaean Adalah Penodaan Agama
Ahmad Khozinudin, Sastrawan Politik
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


Oleh : Ahmad Khozinudin, Sastrawan Politik

Hajinews.id – Boleh saja, penyidik menerapkan pasal lainnya secara berlapis. Semakin banyak, semakin berat sanksinya, semakin bagus.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Tapi, penyidik tak boleh meninggalkan pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Karena, inti kasus Ferdinand Hutahaean adalah penodaan agama. Jangan alihkan ke delik SARA (pasal 45A Jo pasal 28 ayat 2 UU ITE) atau menyebarkan kebohongan (pasal 14 ayat 1 dan 2 KUHP). Dua pasal ini, silahkan saja ditambahkan, tapi dengan syarat tidak boleh meninggalkan pasal 156a KUHP.

Umat Islam jelas akan marah, merasa dikelabui, dibohongi, diminabobokan dengan penyidikan tanpa pasal 156a KUHP. Cuitan Ferdinand jelas telah menodai agama.

Kemarahan umat Islam, juga karena merasa agamanya dilecehkan. Ferdinand telah lancang menyebut Allah lemah.

Jangan sampai, penyidik hanya berorientasi yang penting Ferdinand tersangka, yang penting Ferdinand ditahan. Tidak ! bukan hanya itu keinginan umat Islam.

Mayoritas opini umat Islam, menghendaki Ferdinand ditersangkakan, ditangkap dan ditahan berdasarkan pasal 156a KUHP. Jika sampai pasal penodaan agama ini tidak dijadikan dasar penahanan, penulis khawatir umat Islam akan bergerak kembali.

Bukan mustahil, akan ada aksi bela Islam jilid 2. Kalau dahulu umat Islam membela al Qur’an, kali ini bela Allah. Kalau dulu 11 juta berkumpul di Monas, kali ini bisa dua hingga tiga kali lipatnya.

Karena itu, Polri harus mengambil tindakan yang tepat. Yakni, menetapkan tersangka, menangkap dan menahan Ferdinand Hutahean dengan pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Jangan sampai timbul kesan, polri ikut menyelamatkan Ferdinand dari delik penistaan agama.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga harus menjaga suasana kebatinan umat Islam, yang tentunya akan marah jika kasus Ferdinand ini ditangani dengan permainan. Diantaranya, umat pasti akan marah jika kasus Ferdinand ini tidak ditindak dengan pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Semoga, masih ada keadilan bagi umat Islam di negeri ini. Semoga, Polri berani menetapkan status tersangka Ferdinand Hutahaean, menangkap dan menahannya dengan pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Mari bersama-sama mengawal kasus ini, agar hukum benar-benar ditegakkan. Agar tak ada lagi ruang kebebasan bagi para penista agama. [].

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *