Dunia Usaha Ingin Pemilu 2024 Diundur, Benny Harman: Motifnya Apa? Supaya Proyek IKN Tidak Mangkrak?

banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000
63Monita Bela DamayantiRp. 250.000
64AnnisaRp. 50.000


Hajinews.id — Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyebut bahwa dunia usaha berharap Pemilu 2024 diundur.

Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kalangan pengusaha ingin agar Pemilu 2024 diundur waktu pelaksanaannya.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Menurutnya, dunia usaha menilai jika ada kemungkinan untuk dimundurkan, maka hal tersebut akan lebih baik.

Pasalnya, kata Bahlil Lahadalia, dunia usaha baru saja mulai kembali bangkit setelah dilanda pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu.

“Dunia usaha rata-rata mereka memang berpikir proses demokrasi ini dalam proses peralihan kepemimpinan. Kalau memang ada ruang dilakukan proses dimundurkan itu jauh lebih baik,” ujar Menteri Investasi tersebut.

Pernyataannya ini lantas mendapatkan tanggapan dari Anggota Komisi III DPR RI, Benny Harman

Menurut Benny Harman dibuat heran dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Bahlil.

Ia lantas mempertanyakan motif dari keinginan diundurnya Pemilu 2024.

“Kepala BKPM Sebut Dunia Usaha Ingin Pemilu 2024 Diundur. Betulkah? Motifnya apa?” ujarnya, dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari cuitan di akun Twitter pribadinya @BennyHarmanID.

Benny Harman lantas menduga keinginan Pemilu 2024 ditunda bertujuan agar proyek Ibu Kota Negara (IKN) tidak mangkrak di tengah pelaksanaannya.

“Apa mereka inginnya tidak ada Pemilu agar proyek IKN tidak mangkrak di tengah jalan.? Atau apa kira2 motif mereka meminta Pemilu ditunda?” katanya menambahkan.

Cuitan Benny Harman. Tangkap layar Twitter @BennyHarmanID

Dalam cuitan berbeda, Benny Harman mengatakan jika memang Pemilu 2024 harus ditunda, maka Presiden dan Wapres RI yang kini menjabat tetap harus berakhir di tahun 2024.

“Jika betul banyak pengusaha menghendaki Pemilu 2024 ditunda, maka demi hukum Presiden dan Wapres yg sekarang akan berakhir masa jabatannya di 2024,” katanya.

Ia menjelaskan, ketika jabatan presiden dan wapres berakhir dan Pemilu diundur, maka jabatan tersebut akan dipegang oleh triumvirat, yakni Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, serta Menteri Dalam Negeri.

“PLT Presiden dipegang Triumvirat yakni Menlu, Menhan dan Mendagri sampai ada Presiden/Wapres hasil Pemilu. Itulah hukumnya.#Liberte!” tuturnya menjelaskan.

Untuk diketahui, Pemilu serentak selanjutnya seharusnya dilaksanakan di tahun 2024.

Namun, Komisi Pemilihan Umum atau KPU hingga saat ini belum menentukan jadwal Pemilu.

Sontak hal ini menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat terkait adanya kemungkinan Pemilu akan diundur.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *