Ini Alasan Marwan Batubara Laporkan Ahok, Diduga Maling Uang Rakyat Atas 7 Kasus ke KPK

banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


Hajinews.id — Anggota Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) Marwan Batubara melaporkan Ahok yang diduga maling uang rakyat atas tujuh kasus ke KPK.

Marwan Batubara baru-baru ini melaporkan Ahok ke KPK karena diduga maling uang rakyat atas tujuh kasus yang sampai saat ini belum dituntaskan.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Marwan Batubara menyebut bahwa selama ini ada satu di antara tujuh kasus Ahok yang membuat mantan Gubernur DKI Jakarta itu diduga maling uang rakyat bebas dari tuduhan karena adanya pelintiran dari fakta yang ditemukannya.

Marwan Batubara bahkan juga menyebut bahwa dengan pelintiran tersebut, Ahok terbebas dari tudingan kasus-kasus lainnya.

“Faktanya selama ini kan hanya satu yang coba dituntaskan, tapi penuntasan itu faktanya dipelintir, yang akhirnya dengan pelintiran itu Ahok jadi bebas dan yang lain-lain itu dianggap tidak perlu,” kata Marwan Batubara sebagaimana dikutip Kabar Besuki dari kanal YouTube Hersubeno Point pada Sabtu, 8 Januari 2022.

Sebagaimana diketahui, Ahok yang pernah dipenjara karena dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus penistaan agama diduga maling uang rakyat atas tujuh kasus.

Ahok dituding maling uang rakyat atas kasus Rumah Sakit Sumber Waras hingga berujung dengan adanya temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang dianggap mencurigakan.

Selain itu, Ahok juga dituding maling uang rakyat atas sejumlah kasus lainnya sepanjang menjadi Gubernur DKI Jakarta antara lain proyek reklamasi Teluk Jakarta, lahan di Taman BMW, hingga dana CSR.

Marwan Batubara juga menegaskan bahwa masih banyak dugaan kasus maling uang rakyat yang menyeret nama Ahok sehingga harus diperiksa, terlebih dia mengatakan sudah banyak LSM yang melaporkan Komisaris Utama Pertamina itu.

“Padahal kasusnya banyak, saya kira bukan hanya tujuh kasus yang kita laporkan itu, banyak juga temen-temen LSM lain yang melaporkan,” ujarnya.

Karena banyaknya pelintiran mengenai temuan yang menduga Ahok sebagai maling uang rakyat atas sejumlah kasus, Marwan Batubara terus mengingatkan kepada publik akan isu tersebut.

Marwan Batubara menegaskan Ahok patut diduga sebagai maling uang rakyat dalam banyak kasus yang disinyalir merugikan negara dalam jumlah yang besar.

Terlebih, belakangan ini Ahok digadang-gadang telah disiapkan sebagai calon pemimpin ibu kota baru Indonesia.

“Karena pelintiran tadi, kita terus mengingatkan secara sporadis sekali-kali bahwa Ahok ini sebetulnya diduga terlibat dalam banyak kasus korupsi dan itu ukurannya besar,” ucapnya.

Karena hal tersebut, Marwan Batubara lantas mendatangi KPK untuk meminta lembaga tersebut memberikan keterangan yang sebenarnya mengenai dugaan maling uang rakyat yang menyeret nama Ahok.

Dia mempertanyakan kesimpulan KPK saat Ahok masih menjadi Gubernur DKI Jakarta yang menyebut bahwa Ahok tidak memiliki niat jahat, meski dia menilai alat bukti untuk menjerat Ahok sudah lebih dari cukup.

“Karena itu, kita kembali mendatangi KPK bahwa Anda atau KPK dulu itu sebetulnya memelintir dengan pernyataan bahwa Ahok tidak punya niat jahat, itu kesimpulan yang diambil pimpinan KPK. Padahal fakta atau alat bukti sudah lebih dari cukup,” tuturnya.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *