Hikmah Pagi : 3 Hal yang Membinasakan Manusia

banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000
63Monita Bela DamayantiRp. 250.000
64AnnisaRp. 50.000


 

Hajinews.id – Islam sangat perhatian dengan masalah akhlak dan menjadikannya sebagai pondasi yang sangat penting. Salah satu yang menyebabkan turunnya rahmat Allah dan diampuni dosa-dosa seseorang adalah akhlak yang terpuji.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Rasulullah صلى الله عليه وسلم sendiri pernah mengatakan:
“Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia. ” Di antara akhlak dasar seorang muslim adalah tawadhu’, rendah hati, suka memberi, menghormati orang lain, pemalu, pemaaf dan lain sebagainya.

Penting menjadi orang saleh, orang hebat, orang baik. Tetapi jika merasa paling saleh, paling hebat, dan baik, adalah akhlaknya iblis. Na’udzbillahi min dzalik.

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

ثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ شُحٌّ مُطَاعٌ وَهَوًى مُتَّبَعٌ وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ

“Ada tiga perkara yang membinasakan manusia: (1) Sifat kikir yang dituruti, (2) Hawa nafsu yang ditaati, dan (3) Ujubnya seseorang terhadap dirinya sendiri.” (HR Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman No. 731, Al Qudha’i dalam Musnad Asy Syihab No 325)

Salah satu hal yang membinasakan manusia adalah Ujub. Ujub artinya kagum dan merasa hebat dari orang lain. Al-Jurjaani mengatakan ‘Ujub adalah seseorang menempatkan dirinya melebihi haknya.

Ujub sangat dekat kepada riya dan sombong. Ujub juga dapat menyebabkan seseorang terputus dari rahmat Allah kecuali ia bertobat.

Imam Al-Ghazali rahimahullah berkata: “Manusia yang paling parah kebodohannya adalah yang paling kuat keyakinan atas adanya keutamaan pada dirinya. Manusia yang paling kokoh akalnya adalah yang paling keras menuduh (kekurangan) pada dirinya.” (Aqwaal Abu Hamid Al-Ghazali)

Cara Menghindari Ujub
Ulama ahli Fiqih yang hidup pada abad ke-13, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah (1292-1350) memberi tips agar terhindar dari penyakit ujub, yaitu

1. Jika Allah memampukanmu untuk shalat malam, janganlah kau memandang orang yang tidur dengan pandangan merendahkan.
2. Jika Allah memampukanmu untuk puasa, jangan kau memandang orang yang tak berpuasa dengan pandangan merendahkan.
3. Jika Allah memampukanmu untuk berjihad, jangan kau memandang orang yang tak berjihad dengan pandangan merendahkan.
4. Bisa saja orang yang tidur, yang tak berpuasa dan yang tak berjihad lebih dekat kepada Allah ketimbang dirimu.

Sungguh, jika engkau tidur di malam hari kemudian di pagi harinya engkau bangun dalam keadaan penyesalan (memohon ampun dari segala amal saleh yang terlewatkan) itu lebih baik, daripada engkau mengisi malam dengan ibadah, kemudian bangun di pagi hari dalam keadaan ‘ujub (berbangga dengan diri dan amalan).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *