Polri Jangan Main-Main Pada Kasus Habib Bahar Bin Smith ?

Kasus Habib Bahar Bin Smith
Kasus Habib Bahar Bin Smith
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000
63Monita Bela DamayantiRp. 250.000
64AnnisaRp. 50.000


Oleh : Ahmad Khozinudin, S.H., Advokat, Ketua KPAU

“Saya sudah katakan jangan main-main, kalau orang salahnya dicari-cari nanti rakyat akan tahu. Oleh sebab itu dakwaan itu harus tegas. Apa yang didakwakan, kapan dilakukan, apa buktinya, siapa saksinya harus jelas,” [Mahfud MD, Karni Ilyas Club, 5/1]

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Hajinews.id – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, buka suara terkait ditahannya Habib Bahar bin Smith (HBS) dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong. Mahfud menyatakan dirinya tidak melakukan intervensi atas kasus hukum yang membelit Habib Bahar.

Mahfud mengatakan dirinya sudah menyampaikan kepada Polri agar tidak main-main dalam penegakan hukum. Hal itu diungkapkan Mahfud saat diwawancarai oleh Karni Ilyas, dalam program Karni Ilyas Club, Rabu (5/1/2022).

Kritikan Mahfud MD, justru mengkonfirmasi adanya dugaan ‘main-main’ dalam penanganan perkara Habib Bahar. Hal itu, terlihat jelas bagaimana cepatnya proses sejak pelaporan hingga penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan.

Main-main, juga terbaca dari adanya unsur ‘mengelabui publik’ dalam perkara ini. Sebagaimana diketahui, HBS dilaporkan dengan dua laporan.

Pertama, laporan dengan Nomor: LP/B/6146/XII/2021/SPKT POLDA METRO JAYA tanggal 7 Desember 2021. Kedua, laporan dengan Nomor: LP/B/6354/XII/2021/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 17 Desember 2021.

Mulanya, narasi opini yang dikembangkan hanya terkait laporan pertama yang dilaporkan oleh Husein Syihab. Laporan ini, mempersoalkan ceramah HBS yang mengkritisi pernyataan KSAD Jenderal Dudung Abdurahman yang menyatakan ‘Tuhan Kita Bukan Orang Arab’.

Namun, pada faktanya HBS ditetapkan tersangka, ditangkap dan ditahan justru dengan dasar laporan kedua. HBS dituduh melakukan penyebaran berita bohong berkaitan dengan ceramahnya di Margaasih, Jawa Barat pada 11 Desember 2021.

Main-main, juga nampak pada substansi kebohongannya yang dipersoalkan. Sampai hari ini, Kepolisian tidak menjelaskan materi ceramah yang dianggap kebohongan yang mana ? media, hanya mengabarkan kebohongan itu terkait peristiwa KM 50.

Memang benar, HBS pernah berceramah menceritakan tragedi pembantai 6 laskar FPI. Menyebut kukunya copot, banyak luka tembak, dan posisi penembakan dari jarak dekat. Kalau materi ini yang dipersoalkan, bukankah memang demikian adanya ?

Pembantaian 6 laskar FPI dalam peristiwa KM 50 nyata, bukan bohong. Kondisi jasad 6 laskar FPI juga memprihatinkan, tidak lumrah, video dan fotonya sudah beredar. Bahkan, telah pula diabadikan dalam catatan rinci pada Buku Putih Pelanggaran HAM berat yang diterbitkan TP3 (Tim Pemantau Peristiwa Pembunuhan).

Setelah Polisi menahan HBS, bukan hanya publik yang bingung apa kesalahannya. Kini, Mahfud MD pun terlihat ragu, hingga sampai mewanti-wanti agar kepolisian tidak main-main dalam perkara ini.

Pernyataan Mahfud MD ini justru menguatkan dugaan publik ada desain kekuasaan yang memesan target penjara kepada HBS. Publik membaca, proses hukum tidak lagi berdasarkan fakta hukum, melainkan didasarkan pesanan kekuasaan.

Silahkan saja main-main, namun percayalah sepandai-pandai menyimpan bangkai toh akan tercium juga baunya. Kasus HBS ini bukan hanya akan mengungkap bangkai proses hukum HBS yang main-main, tetapi juga akan mengungkap proses hukum pada peristiwa KM 50 yang main-main. Pada saatnya, kebenaran akan menemukan jalannya sendiri. [].

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.