Perjalanan Masih 50 KM Lagi

Perjalanan Masih 50 KM Lagi
Perjalanan Masih 50 KM Lagi
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


By M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Hajinews.id – insiden super penting penganiayaan, pembunuhan, pembantaian dan pelanggaran HAM yang sedang dalam proses pengadilan saat ini semestinya menerima perhatian besar. tapi ironinya justru sama sekali tidak menarik. Seolah warga telah tahu serta tidak mau terkecoh oleh pengadilan dagelan atau pengadilan main-mainan. Cerita yang sudah diketahui alur awal, tengah serta akhirnya.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

rakyat tidak percaya dan masa terbelakang menggunakan aneka macam “fakta persidangan” yang terungkap pada hadapan Majelis Hakim yang Mulia tersebut. aneka macam pertanyaan serius warga atas pembunuhan sadis ini dipastikan tidak akan terjawab. Inilah sejarah buruk forum Peradilan yang berada pada tekanan ketidakpercayaan publik.

warga menunggu proses lanjutan yang lebih benar-benar-sungguh. Menunggu momen peradilan amanah, adil, berperasaan serta tentu ber-Ketuhanan YME. Bukan sebagaimana yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggunakan terdakwa Fikri Ramadhan dan Yousman ketika ini. buat Peradilan yang dievaluasi “by design” itu vonis apapun atau berapapun menjadi tak menarik. rakyat meyakini Pengadilan tidak akan bisa mengungkap keterangan atau insiden yang sebenarnya.

Mungkin disainer beranggapan dengan selesainya proses aturan Putusan Hakim PN Jakarta Selatan maka selesai jua masalah KM 50 tadi. anggapan itu tidak sempurna. Perburuan warta-liputan baru akan terus berlanjut. Apa yang tertuang antara lain pada buku Putih TP3 6 Pengawal HRS menjadi berita lain yang patut menjadi dasar pengusutan keterlibatan lebih luas dan jabatan atau pangkat yang lebih tinggi.

Penahanan HBS menggunakan tuduhan gosip bohong soal KM 50 membuka peluang bagi berlanjutnya tuntutan umat pada membongkar fakta serta menghukum penjahat yang masih disembunyikan. Langkah blunder mengaitkan Habib Bahar Smith dengan perkara KM 50. Enam syuhada sebagai tetap hayati.

Meski rest area KM 50 sudah habis diobrak abrik serta bukti- bukti sudah dihilangkan, namun perkara pembantaian ini tak akan terhenti. Masih akan berlanjut untuk mengungkap kebenaran. Allah tidak tidur. Upaya menutupi hanya bersifat ad interim. Termasuk Pengadilan waktu ini.

Para penjahat semakin gelisah. perjalanan “KM 50” masih 50 KM lagi. Masih 50 KM lagi. Lanjuut.. !

Bandung, 7 Januari 2022

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *