Kepada Saudara Ferdinand Hutahaean dan Sejenisnya

Kepada Saudara Ferdinand Hutahaean
Hasanuddin (Ketua Umum PBHMI 2003-2005), Redaktur Pelaksana Hajinews.id
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


Oleh Hasanuddin (Ketua Umum PBHMI 2003-2005), Redaktur Pelaksana Hajinews.id

Hajinews.id – Boleh jadi di tempat persembunyian anda saat ini, anda mulai merasa gelisah. Karena desakan masyarakat agar menangkap anda atas perkataan yang anda sampaikan tentang Allah.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Catatan berikut ini saya tulis sebagai peringatan untuk diri saya sendiri, dan semoga juga memberi manfaat kepada para pembaca agar menjadikannya sebagai pembelajaran kehidupan.

Pertama; pahamilah bahwa tidak akan ada musibah yang dapat menimpa seseorang, atau sekelompok orang tanpa Allah kehendaki. Ciutan anda tentang Allah itu ketahuilah tiada lain karena Allah menghendaki anda di hukum, di nistakan, karena itulah balasan yang sesuai bagi orang yang suka menistakan orang lain. Jadi disaat anda berkata “Allah lemah”, sebenarnya Allah ingin memperlihatkan bahwa perkataan anda keliru besar. Lihatlah betapa kuatnya Allah, betapa mudahnya Allah menggerakkan manusia untuk mencaci maki, menghinakan anda, sesaat setelah menulis kata “Allah lemah” dalam ciutan di akun anda. Lihatlah, betapa polisi tidak akan kuasa menolong anda, tidak akan kuasa menolak laporan masyarakat. Dan yakinlah Jokowi dan seluruh kekuatan politik sipil maupun militer tidak akan ada yang berani membela anda dalam kasus Anda ini. Karena siapa pun yang membela anda, Insya Allah akan terhina. Tidak ada yang bisa membela anda saat ini selain Allah yang anda anggap lemah. Jika anda mengaku bersalah, lalu mohon ampun kepada Allah, tidak lagi mencaci maki makhluk ciptaan Allah, tidak lagi memfitnah, tidak lagi menyebar kebohongan, hujatan sebagaimana yang sering anda lakukan, lalu bertaubat kembali kejalan Allah. Hanya itu yang bisa menyelamatkan Anda.

Catatan ini juga peringatan kepada orang-orang sejenis anda, yang suka mencaci maki makhluk-makhluk Allah.

Hanya kepada-Nya kita berdoa dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Kepada seluruh umat Islam yang tentu sangat terluka dengan pernyataan saudara Ferdinand Hutahaean ini, mari kita ambillah pelajaran dalam kasus ini.

Allah SWT berfirman:

قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰٓى اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۚ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ رَبِّهٖ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَّلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖٓ اَحَدًا

qul innamā ana basyarum miṡlukum yūḥā ilayya annamā ilāhukum ilāhuw wāḥid, fa man kāna yarjū liqā’a rabbihī falya‘mal ‘amalan ṣāliḥaw wa lā yusyrik bi‘ibādati rabbihī aḥadā

Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (Q.S Al-Kahf [18] : 110)

Tidak mempersekutukan Allah, termasuk tidak menuruti kehendak diri sendiri. Atau ego kita masing-masing. Karena hanya DIA sajalah yang Maha Berkehendak.

Allah-lah yang telah menggerakkan hati umat Islam untuk mendesak kepada para penista agama ini diberi pelajaran. Sebab itu, ingatlah selalu kepada Allah. Janganlah kebencianmu kepada suatu kaum membuatmu tidak berlaku adil. Berlaku adillah karena itu lebih dekat kepada takwa.

Semoga kasus ujaran kebencian berbau SARA dari Ferdinand Hutahaean ini, jadi pelajaran yang bermakna bagi kita semua. Sesungguhnya (perbuatan) Allah meliputi segala ciptaan-Nya.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *