Alhamdulillah! Survei Membuktikan 86% Penduduk Indonesia Punya Antibodi Covid-19

Ilustrasi vaksinasi sebagai salah satu media penangkal penyebaran Covid-19 (Ramada Kusuma/Jawa Pos Radar Banyuwang)
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000
63Monita Bela DamayantiRp. 250.000
64AnnisaRp. 50.000


 

 

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Jakarta,Hajinews.id – Pemerintah telah melakukan serosurvei untuk mengetahui tingkat antibodi Covid-19 di masyarakat. Berdasarkan hasil survei, mayoritas populasi telah memiliki antibodi untuk melawan virus corona.

Secara keseluruhan, 86,6% dari populasi yang disurvei telah memiliki antibodi SARS-CoV-2 dengan baik. Mereka mendapatkan antibodi karena pernah terinfeksi atau telah disuntik vaksin Covid-19.

“(Selain itu ada) 73,2% populasi dari daerah yang disurvei ternyata memiliki antibodi. Padahal belum pernah terdeteksi positif Covid-19 dan tervaksinasi,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers daring, Selasa (4/1).

Adapun, serosurvei dilakukan pada 100 kabupaten/kota di sebagian wilayah aglomerasi dan non-aglomerasi. Survei dilakukan sepanjang November sampai Desember 2021.

Advertisement

Sebagai informasi, serosurvei antibodi Covid-19 merupakan survei berbasis epidemiologi yang dilakukan dengan pengambilan darah untuk melihat antibodi terhadap virus SARS CoV-2. Penelitian ini dilakukan bersama-sama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan dan Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri.

Terpisah, Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan, antibodi Covid-19 bisa terbentuk pada orang yang belum terinfeksi maupun tervaksin lantaran ia tidak menyadari pernah terpapar virus corona.

“Dia tidak sadar sudah pernah terinfeksi,” kata Pandu saat dihubungi Katadata.co.id, akhir pekan lalu (31/12).

Ketersediaan Kamar RSUD Menipis (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/rwa.)

Adapun pada beberapa waktu lalu, beberapa anak hingga cucu varian Delta sempat merebak di Tanah Air. Anak dari varian Delta B.1.617.2 yang diberi kode AY juga menyebar di Indonesia, seperti AY4, AY.23, dan AY.24.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmidzi mengatakan serosurvei juga menunjukkan adanya sejumlah warga yang memiliki kekebalan tubuh super atau super immunity karena sudah tertular corona varian Delta dan menerima vaksin.

Orang dengan kondisi super immunity berpotensi tidak mengalami gejala sakit apabila tertular Omicron. Ia juga bisa tak menularkan virus Covid-19 kepada orang lain lantaran memiliki kekebalan yang lebih baik.

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *