Tegas! Eks Jubir Gus Dur Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Ahok sebelum Pilpres

banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


Hajinews.id — Dugaan korupsi yang melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok perlu segera ditindaklanjuti dan diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum tahun menjelang Pilpres 2024.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M. Massardi mengatakan, pihaknya bersama dengan Marwan Batubara akan menyerahkan ke KPK dokumen yang sudah dibukukan pada Kamis lusa (6/1/2022).

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Kami berharap KPK meningkatkan pemberantasan korupsi di Indonesia, terutama kasus-kasus yang lama terkubur. Karena banyak kasus di masa komisioner yang lama itu tidak dilanjutkan,” ujar Adhie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/1/2022).

Menurut mantan Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini, sangat penting bagi KPK menyelesaikan kasus dugaan korupsi Ahok di 2022 ini sebelum memasuki 2023 yang merupakan tahun-tahun menjelang Pilpres 2024.

“Kalau sudah masuk 2023, akan diinisiasi seolah-olah ini menjelang Pilpres. Ini mumpung masih jauh dari Pilpres, sehingga semua korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh yang kemungkinan yang menjadi capres itu bisa diselesaikan,” jelas Adhie.

Jika memang Ahok tidak terbukti korupsi, KPK harus mengumumkan kepada publik agar tidak menjadi bola liar dan alat tekan terus-menerus.

“Jadi Pemilu ke depan harus betul-betul bersih dari korupsi dari orang-orang yang terlibat korupsi. 2022 ini tahun peningkatan pemberantasan korupsi,” pungkas Adhie.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *