UAH: Ini Kisah Imam Al-Bukhari Sembuh dari Buta Berkat Doa Ibu

Imam Al-Bukhari Sembuh dari Buta Berkat Doa Ibu
Imam Al-Bukhari Sembuh dari Buta Berkat Doa Ibu
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000


Hajinews.id Inilah kisah Imam Al-Bukhari yang sembuh dari kebutaan akibat doa dari ibundanya.

Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, atau lebih dikenal Imam Bukhari, adalah seorang ahli hadits yang termasyhur sejak dulu hingga kini.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Ternyata sewaktu kecil, Imam Al-Bukhari pernah kehilangan penglihatannya dan berkat doa sang ibu, penghilatannya bisa kembali lagi.

Bagaimana kisahnya?

Simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat atau UAH berikut ini, yang dilansir dari kanal YouTube Audio Dakwah yang diunggah 24 Oktober 2021.

Sejak dalam kandungan, Imam Al-Bukhari sudah didekatkan dengan Allah oleh ibunya. Saat berusia 2 tahun, ayahnya wafat.

Ketika berusia 4 tahun, matanya buta. Meski dalam keadaan buta, beliau disekolahkan di masjid-masjid yang isinya penghafal Quran dengan orang-orang yang usianya di atasnya.

Gurunya (Syekh) pada waktu itu membacakan Surah Qaf, kemudian bertanya kepada muridnya siapa yang hafal. Dan Imam Al-Bukhari mengangkat tangannya.

Imam Al-Bukhari seorang anak kecil dengan keadaan buta membacakan Surah Qaf dengan lancar dan benar harakatnya, padahal baru dibacakan satu kali.

Kemudian Syekh atau gurunya tersebut menganjurkan Al-Imam Al Bukhari belajar hadits. Karena syekh nya paham Imam Al-Bukhari punya keunggulan, Quran akan mudah baginya.

Syekh mengatakan kepada Imam Al-Bukhari untuk belajar hadits, karena hadits butuh kekuatan lebih dibandingkan dengan Al-Quran, tidak ada jaminan hafal cepat.

Ketika pulang ke rumah, Imam Al-Bukhari menceritakan apa yang dikatakan oleh Syekh tersebut dan berkata ingin belajar hadits.

Akan tetapi, ibu Imam Al-Bukhari mengatakan kepada putranya untuk mencukupkan dengan menghafal Al-Quran saja karena keterbatasannya.

Imam Al-Bukhari mengatakan tetap ingin belajar hadits, kemudian ia meraba jalan, berjalan ke kamarnya.

Melihat putranya, Ibu Imam Al-Bukhari terharu, kemudian menghamparkan sajadah bersujud dan berdoa kepada Allah SWT.

“Ya Allah yang punya sifat menatap dengan tajam, Yang Maha Mengawasi, mohon kembalikan penglihatan anak saya. Engkau Yang Maha Mampu, tidak ada batasan bagi-Mu,” cerita Ustadz Adi Hidayat atau UAH .

Selesai berdoa dan dengan berlinang air mata, ibu Imam Al-Bukhari tertidur. Dalam mimpinya, bertemu dengan Nabi Ibrahim. Dikatakan kepadanya bahwa anaknya akan bisa melihat lagi.

Pada saat itu Imam Al-Bukhari sedang mengulang hafalannya, bacaan Surah Qaf, sampai ayat ke 22, dikatakan:

QS. Qaf ayat 22:

“Sungguh, kamu dahulu lalai tentang (peristiwa) ini, maka Kami singkapkan tutup (yang menutupi) matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam”.

“Sebetulnya ayat ini ayat akhirat, menerangkan kondisi orang-orang di akhirat yang tadinya di dunia buta, dibukakan di akhirat,” ucap Ustadz Adi Hidayat atau UAH.

“Tapi itu diturunkan dalam Al-Quran, untuk Imam Al-Bukhari. Saking takwanya orang tuanya dekat dengan Allah,” lanjutnya.

Kemudian diberikan kemuliaan oleh Allah, tiba-tiba Imam Al-Bukhari bisa melihat kembali. Imam Al-Bukhari kaget dan lari ke ibunya.

Setelah itu, beliau belajar hadits sampai menuliskan Sahih Al-Bukhari selama 16 tahun. Setiap mau menulis satu hadits, sholat dulu 2 rakaat. Dan seterusnya.

Setelah sembuh dari kebutaan, Imam Al-Bukhari diberi karunia yang sangat luar biasa berupa ingatan yang tajam dalam jiwanya.

Itulah kisah Imam Al-Bukhari yang sembuh dari kebutaan berkat doa sang ibu, dengan takwa dan kedekatannya dengan Allah. [jmbr]

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *